Gapura, NU Online Sumenep
Pengurus Cabang (PC) NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep yang didaulat sebagai koordinator konsumsi Tasyakuran 1 Abad NU di Graha NUansa Gapura, membentuk puluhan dapur umum guna menyajikan logistik dan nasi bungkus pada jamaah.
Kiai A Quraisy, Ketua NU Care-LAZISNU Sumenep menjelaskan, awalnya ia tentukan 9 titik kumpul gotong royong masak nasi. Berhubung ada pertimbangan ekspektasi kehadiran pengurus dan warga NU, akhirnya ia tambah menjadi 14 titik dengan hitungan 12 titik 250 dan 2 titik 500 paket nasi bungkus.
“Secara keseluruhan 4.000 nasi bungkus yang terdistribusi untuk 9 Pimpinan Ranting Muslimat NU dan 5 Ranting Fatayat NU yang berjibaku memasak nasi di dapur umum,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (10/03/2023).
Lebih lanjut, ia menjelaskan perihal dana yang diperoleh dari konsolidasi donasi pada warga NU se-lingkungan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep dengan rincian berupa beras 550 kilogram, 700 butir telur, air mineral 136 kardus dan uang sebesar 10.687.000 rupiah.
Diceritakan, para ibu-ibu Muslimat dan Fatayat NU mulai memasak sejak pukul 02.00 Wib (09/03/2023) dengan tetap menjaga kualitas masakan dan standar kesehatan. Sehingga menu dan waktu memasak yang dilakukan secara serentak, nasinya tidak mudah basi.
“Kami sebagai kordinator konsumsi memastikan pukul 08.30 Wib sudah sampai di lokasi. Karena seluruh badan otonom yang hadir di lokasi sudah siap siaga membagi paket 1 nasi bungkus nasi untuk 1 peserta,” terangnya
Tak hanya itu, ia juga melaporkan bahwa kesuksesan sie konsumsi ini berkat adanya kerja sama antara panitia dengan lembaga dan badan otonom NU.
“Sungguh luar biasa semangat warga dalam merayakan puncak tasyakuran 1 Abad NU ini. Pada awalnya kami ragu untuk membagikan 1 paket nasi dengan jumlah besar, karena khawatir tidak terdistribusi dan tersisa. Ternyata di luari dugaan, 4.000 paket nasi bungkus habis dan banyak yang tidak kebagian. Bagi kami ini adalah sesuatu yang harus kita lestarikan budaya gotong royong dan saling berbagi demi terciptanya Jam’iyah dan jama’ah NU yang mandiri dan berkeadaban,” tandasnya.
Editor: A Warits Rovi

