Kota, NU Online Sumenep
Beberapa hari lalu rumah ibunda Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Pamekasan, didatangi sekelompok massa. Video kedatangan massa ini viral di jagat media sosial.
Buntut dari peristiwa tersebut Satkorcab Banser Pemekasan mengerahkan anggotanya untuk menjaga rumah ibunda Mahfud MD. Dan Jumat (3/12/2020) petang kemarin, seluruh Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor se-Madura berkumpul di rumah ibunda Mahfud MD. Hal ini dalam rangka melaksanakan instruksi Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor untuk memastikan kondusifitas dan keamanan di rumah ibunda Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut.
Kiai Qumri Rahman yang turut hadir ke lokasi mengatakan, bahwa konsolidasi Ketua GP Ansor se-Madura ini bertujuan menjaga silaturahmi dan kerukunan masyarakat Madura yang dikenal luhur dan memegang teguh nilai-nilai Islam.
“Ada instruksi dari Pimpinan Pusat untuk memastikan ibunda Mahfud MD sehat wal afiat. Disamping itu juga dalam rangka menjaga stabilitas dan keharmonisan warga Madura, khususnya di Pamekasan pasca peristiwa ini,” ujar Mantan Ketua PC Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDSRA) Sumenep ini.
Ketua PC GP Ansor Sumenep ini menambahkan, jika tidak suka pada kebijakan atau komentarnya Mahfud MD, hendaknya tidak melampiaskannya ke ibundanya yang tidak tahu apa-apa.
“Kita di Madura memiliki tradisi abhek-rembhek (musyawarah). Bukan lantas mengambil tindakan sepihak seperti kemarin (penggerudukan). Itu tidak baik dan jauh dari tradisi kita sebagai orang Madura,” ucap Kiai Qumri.
Dalam kesempatan tersebut, selain Ketua PC GP Ansor Sumenep, hadir pula Ketua PC GP Ansor Pamekasan Syafiudin, Ketua PC GP Ansor Sampang KH Ahmad Khoiron Zaini dan Ketua GP Ansor Bangkalan KH Hasani Zubair. Para pimpinan tersebut didampingi pengurus harian GP Ansor dan Kasatkorcab Banser di masing-masing Kabupaten atau Cabang.
Kontributor: Alfa
Editor: A. Habiburrahman

