Image Slider

Begini Cara Kiai Zainur Rahman Memberikan Tahniah

Pragaan, NU Online Sumenep

Tahniah adalah ucapan selamat yang diberikan kepada orang lain atau kelompok. Tahniah sendiri praktiknya sangat beragam, tergantung situasi dan kondisinya. Dalam perspektif Islam, tahniah dapat memunculkan rasa cinta, sayang dan peduli. Sebab di dalam ucapan tersebut mengandung doa terbaik bagi seseorang atau pun kelompok.

Secara historis, tahniah sudah ada sejak zaman sahabat, “Manusia (para sahabat) tidak henti-hentinya memberikan ucapan selamat kepada sebagian yang lain ketika haji, umrah, atau selainnya, dengan ucapan mereka taqabbalallahu minna wa minkum.” (Al-Ibanah).

Terlebih disampaikan oleh seorang ulama di kalangan NU yang tahniahnya sarat akan nilai aksiologis. Syairnya memiliki nilai-nilai keislaman yang tertuang dalam beberapa kitab gundul. Keberadaan kitab kuning yang menjadi trandmark bagi kalangan ulama, dijadikan rujukan guna mempersembahkan tahniah pada seseorang atau pun kelompok. Seperti halnya dilakukan oleh Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH M Zainur Rahman Hammam Ali, saat mempersembahkan tahniah kepada majelis shalawat Nahjul Musthofa di usia ke-9.

Sebelum melantunkan syair tahniah bersama Habib Abdurrahman bin Muhammad bil Faqih, beliau menyanyikan dengan notasi Bahr Al-Basith, sama dengan bahr yang digunakan saat melantukan Burdah. Berikut arti dari tahniah atau ucapan selamat sambil mendoakan Nahjul Musthofa.

Bismillahirrahmanirrahim
1. (Segala pujian) yang sejati hanya milik Tuhanku, semoga Dia selamanya berkenan melimpahkan shalawat dan salam atas Nabi Sang ‘Pemilik’ Al-Qur’an dan Sunnah.
2. Juga atas para keluarga dan sahabat beliau, ridha Allah untuk mereka semua. Amma ba’du, ini adalah tahniah untuk sekelompok kaum (muda) dan cerdas;
3. Mereka berjihad dalam sebuah majelis selama 9 tahun ini, seraya berharap dapat tetap berada di jalan yang ditempuh Sang Nabi Pilihan dalam keadaan terlindungi;
4. (Bertawasul) dengan 9 istri Nabi dan mulia plus Sayyidah Khadijah Agung; Tuhan, mohon amankan kami dari segala bencana;
5. Dan (bertawasul) dengan 9 wali di Indonesia; dan dengan 9 bintang pada (logo) NU dan indah;
6. Inilah (tahniah-ku). Ya Allah, limpahkanlah shalawat-salam sepanjang masa, atas Sang Kekasih Muhammad;
7. Juga atas para keluarga dan sahabat beliau, orang-orang baik itu; dan segala pujian sejati hanya milik Tuhanku yang selalu melimpahi kebaikan.
8. Tahniah ini dari Faqīr Zain, hamba Ar-Rahmān (Allah Yang Maha Pengasih); putra (Abdullah) Hammam, Al-Muqri, Prenduan.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga