Image Slider

PBNU Sikapi Perihal Insiden di Wadas Jawa Tengah

Kota, NU Online Sumenep
Belakangan jagat media sosial ramai dengan insiden yang terjadi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Pasalnya, konflik yang terjadi antara aparat gabungan TNI dan Polri dengan warga setempat menjadi sorotan, Selasa (8/2/2022).

Sempat viral video yang menayangkan sejumlah warga setempat ditangkap dan digelandang oleh aparat. Hal itu terjadi karena ada rencana pertambangan batuan Andesit di Desa Wadas untuk pembangunan bendungan.

Namun, rencana tersebut tidak sejalan dengan kehendak warga setempat. Akibatnya konflik terjadi sehingga memicu atensi semua pihak. Termasuk dalam hal ini Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Dalam pernyataan sikap yang ditandangani KH Ahmad Fahrur Rozi, Ketua, dan H. Abdul Qadir, Wakil Sekretaris Jendral, PBNU menyampaikan beberapa poin yang ditujukan kepada pihak aparat keamanan, pemerintah maupun warga. Berikut uraian lengkapnya:

Menyikapi perkembangan situasi yang terjadi belakangan ini di Desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah dan setelah menerima laporan dari MWCNU Kabupaten Purworejo, dengan ini PBNU menyatakan sikap dan pokok-pokok pandangan sebagai berikut:

  1. Meminta kepada seluruh aparat keamanan dan aparat pemerintah agar menggunakan pendekatan dialog yang humanis dengan mengedepankan prinsip musyawarah dan menghindarkan cara-cara kekerasan yang merugikan para pihak dan menimbulkan mafsadah.
  2. Mengimbau kepada semua pihak agar tetap mengedepankan semangat persaudaraan dan kemanusiaan dalam menyelesaikan segala permasalahan.
  3. Mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk lebih meyakinkan masyarakat mengenai pentingnya proyek strategis nasional dan kemaslahatannya bagi masyarakat umum, serta memastikan tidak adanya potensi kerusakan lingkungan hidup dan sumber daya alam.
  4. Mengintruksikan kepada PCNU Purworejo agar melakukan langkah-langkah yang diperlukan guna menjaga situasi masyarakat tetap kondusif seraya menganjurkan kepada seluruh warga NU di Desa Wadas agar dapat menahan diri serta memperbanyak dzikir dan taqarrub ilallah.
  5. PBNU akan senantiasa memantau perkembangan situasi dan mendampingi warga di Desa Wadas untuk memastikan tidak terjadinya perampasan hak-hak masyarakat dan terpenuhinya keadilan bagi masyarakat.

Semoga kita senantiasa mampu mengambil pelajaran demi kemajuan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Jakarta, 9 Februari 2022.

Editor: A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga