Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kecamatan Guluk-Guluk berhasil menyabet penghargaan sebagai PAC Terbaik dalam penyelenggaraan workshop mendongeng. Penghargaan tersebut diberikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pergunu Jatim H Sururi kepada Ketua PAC Pergunu Guluk-Guluk Moh Essi, Sabtu (26/02/2022).
Penghargaan tersebut diberikan saat Pelantikan Pergunu se-Kabupaten Sumenep dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) ke-2 Pimpinan Cabang (PC) Pergunu Sumenep. Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pergunu KH Asep Saifuddin Chalim.
Ketua PAC Pergunu Guluk-Guluk, Moh Essi menyampaikan, bahwa penghargaan tersebut merupakan sebuah tantangan dan evaluasi untuk terus berbenah melakukan inovasi terhadap sistem pembelajaran anak didik, khususnya di Kecamatan Guluk-Guluk.
“Kita tidak boleh lengah, karena beberapa paham di luar Aswaja sudah mengintai, bahkan sudah berada di tengah-tengah kita untuk melakukan gerakan-gerakan paham di luar Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” ujarnya.
Dirinya mengajak, agar kader Pergunu terus semangat untuk memberikan ilmu dan mendidik murid-murid sesuai dengan karakter Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, baik secara metodologi berpikir atau pun gerakan kebangsaan.
“Mari kita terus bersemangat untuk mencetak kader-kader muda Aswaja yang berkarakter, serta dijauhkan dari rongrongan kelompok di luar Aswaja,” ungkapnya.
Atas penghargaan yang diraih tersebut, PAC Pergunu Guluk-Guluk mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Di antaranya dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Guluk-Guluk. Ketua MWCNU setempat, K Md Widadi Rahim mengatakan, Pergunu hendaknya mampu menjadi benteng pertama dalam menangkal pemahaman di luar Aswaja yang menyesatkan
“Terutama yang masuk melalui sistem pendidikan sebagai basis pencetak generasi muda masa depan,” katanya.
Ia menambahkan, bila generasi muda salah mengambil atau menerima Pendidikan, maka ke depan tidak akan ada lagi yang dapat diharapkan, utamanya dalam meneruskan perjuangan para ulama Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
“Saya sangat berharap prestasi yang diraih ini menjadi penyemangat bagi Pergunu Guluk-Guluk untuk terus melalukan gerakan-gerakan yang bisa mencetak anak muda yang terdidik dan menjadi aset masa depan Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.
Selain itu, apresiasi juga disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Guluk-Guluk, Kiai Naufal. Ia mengucapkan selamat dan barokah atas prestasi luar biasa yang telah diraih tersebut. Dirinya berharap, Pergunu bisa bersinergi dalam melakukan doktrin pemahaman Aswaja kepada generasi muda.
“Hal tersebut guna mencetak anak didik sebagai kader yang ulul albab, yakni kader yang mampu menjaga tradisi nenek moyang dan tidak lupa pada sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia,” harapnya.
Diketahui, PAC Pergunu Guluk-Guluk sebelumnya telah melaksanakan Workshop Mendongeng pada 9-10 Februari 2022 lalu. Kegiatan yang terpusat di Madaris 3 Annuqayah tersebut diikuti puluhan peserta yang didominasi dari unsur lembaga setingkat KB, PAUD dan TK di kecamatan setempat.
Pewarta: Imaduddin
Editor: A Habiburrahman

