Lenteng, NU Online Sumenep
Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al Islah Desa Moncek Tengah Kecamatan Lenteng Sumenep mengasah potensi santrinya melalui kegiatan kursus merajut selama bulan Ramadhan.
Kegiatan kursus merajut ini akan berlangsung selama enam hari dimulai sejak Jumat (15/04/2022) sampai Kamis (21/04/2022) dengan pembimbing Inke Mashanatus Sholihah. Sebanyak lima belas santriwati mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias.
Saat dikonfirmasi oleh NU Online Sumenep, Nyai Wiqayatul Mutammimah mengatakan bahwa kursus ini dilaksanakan kepada generasi muda karena perempuan harus pinter, cerdas dan kreatif, namun tetap tidak mengesampingkan kodrat mereka terutama kelak ketika sudah menjadi ibu rumah tangga.
“Untuk itu di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini lembaga pendidikan Al ishlah mengadakan kegiatan pelatihan dasar merajut selama 6 hari dengan menghadirkan mentor Inke Mashanatus Sholihah,” kata perempuan aktivis Fatayat NU ini.
Pihaknya menambahkan dengan dilaksanakannya pelatihan ini menjadi bekal keterampilan mereka terutama di masa depan mereka kelak, sehingga diharapkan mampu menunjang ekonomi rumah tangganya dengan menghasilkan rajutan yang menarik sehingga bernilai jual.
“Alhamdulilah juga santriwati luar biasa antusias untuk kegiatan ini terbukti step by step mereka ikut setiap arahan dari mentor mereka mbak Inke,” katanya.
Inke Mashanatus Sholihah selaku tutor pada kegiatan ini mengatakan bahwa kursus merajut ini bahan bahannya sangat sederhana yaitu benang dan jarum untuk merajut sehingga menghasilkan produk.
“Bisa jadi tas, dompet, kopyah, dan sepatu bayi. Merajut ini bisa disesuaikan apakah akan menggunakan benang yang besar atau benang yang kecil,” kata Mahasiswa Pascasarjana Instika tersebut.
Lebih lanjut, santri PP. Annuqayah daerah Lubangsa Utara ini mengutarakan bahwa untuk menyelesaikan rajutan menjadi satu produknya harus bersabar dan telaten.
“Kadang sampai ada yang membutuhkan waktu sampai seminggu,” akunya kepada NU Online Sumenep.
Sementara itu, salah satu peserta Roiqatuz Ziyadah merasa senang dengan kegiatan ini. Karena ia akan membuat dompet dari rajutan yang sudah dirancangnya.
“Alhamdulillah. Sangat senang karena ini hasil karya sendiri yang dibimbing langsung oleh tutor,” pungkasnya.
Editor : Abdul Warits

