Pragaan, NU Online Sumenep
KH A Junaidi Mu’arif, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan menegaskan, pasca Konferensi di tahun 2019 yang lalu. Keputusan sidang memberikan amanat untuk membentuk Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PARNU) berbasis masjid dan mushala.
Pernyataan itu disampaikan saat memberikan sambutan di acara Istighotsah Kubro Menyongsong 1 Abad NU dan Tahun Baru 1444 H di Aula MWCNU setempat, Kamis (28/07/2022) yang lalu.
“Alhamdulillah, pada malam ini ada 80 PAR yang akan menerima Surat Keputusan (SK),” ujar alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu.
Tak hanya itu, ia melaporkan pada Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep bahwa pihaknya telah penguatan ideologi ke-NU-an pada PAR yang digerakkan oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) setempat.
“Kegiatan ini berangkat dari permintaan PAR, sehingga kami menginstruksikan pada Lakpesdam NU untuk melakukan penguatan di seluruh zona,” tuturnya.
Tak sampai di situ, sebagian PAR akan mendapatkan papan nama (labelisasi) untuk memperjelas pada warga bahwa masjid atau mushala itu secara resmi di bawah payung NU.
Tenaga pendidik Pondok Pesantren Al-Ihsan Jaddung itu juga melaporkan bahwa NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pragaan telah merampungkan Standart Operasional Prosedur (SOP) agar pengelolaan dan laporannya akuntabel dan transparan.
“Saat ini Lazisnu Pragaan sedang merealisasikan bedah rumah dhuafa yang ketiga kalinya. Tahun ini di Dusun Dung Laok, Desa Pragaan Laok. Tahun depan akan pindah ke ranting lainnya,” harap Kiai Junaidi.
“Perlu diketahui, seluruh konsumsi pada malam murni dari ranting. Mari kita istiqamahkan gerakan ini di seluruh kegiatan ke-NU-an,” tandasnya.

