Rubaru, NU Online Sumenep
Untuk menunjang keberlangsungan aktivitas jam’iyah, Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (KPNU) Rubaru menginisiasi dilakukannya pengeboran air. Pengeboran air dimaksud akan dilaksanakan di kompleks Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Rubaru.
Demi lancarnya proses pengeboran air tersebut, terlebih dahulu dilakukan istighotsah dan doa bersama. Acara ini dipusatkan di halaman Kantor MWCNU setempat, Senin (28/12/2020) malam. Acara ini dihadiri oleh KPNU Rubaru dan jajaran pengurus MWCNU Rubaru. Diantara yang hadir ialah KH. Ali Murtadlo Rais MWCNU Rubaru, K. Moh. Sadik Ketua MWCNU Rubaru, dan K. Mudzakir Wakil Rais.
Bertindak untuk memimpin istighotsah kali ini dipimpin oleh KH. Ali Murtadlo. Istighotsah ini perlu dilakukan agar proses pengeboran nantinya dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan, serta membawa keberkahan.
“Dalam istighotsah ini kami memohon agar proses pengeboran dapat berjalan lancar sdsuai dengan yang kita harapkan,” ujar K. Moh Sadik kepada NU Online Sumenep, Selasa (28/12/2020).
Ia menambahkan, bahwa pengeboran ini merupakan inisiasi dari KPNU Rubaru. Hal ini merasa perlu dilakukan karena selama ini air bersih di Kantor MWCNU Rubaru seringkali habis. Sedang air itu sendiri merupakan salah satu sarana paling penting dalam keberlangsungan aktivitas nahdliyin.
“Karena dari kemarin-kemarinnya kamar mandi di kantor MWC airnya sering kosong. Bahkan saat ada tamu harus numpang ke tetangga,” imbuhnya.
K. Moh Sadik menyebutkan, bahwa proses pengeboran ini ditaksir akan menghabiskan biaya sebesar 15 juta rupiah. Sedangkan sumber dananya ialah hasil patungan KPNU Rubaru dan kas MWCNU Rubaru.
“Ongkos sumur bornya dari KPNU Rubaru, sedangkan hal-hal lainnya subsidi dari MWC,” pungkasnya.
Pewarta: Vijay
Editor: Ach. Kholilurrahman

