Image Slider

Pesan Penting Mustasyar Terkuak di Ta’aruf Lembaga PCNU Sumenep

Kota, NU Online Sumenep

Dalam Ta’aruf PCNU Sumenep dengan lembaga di bawah naungannya pada Ahad (15/11), Ketua PCNU Sumenep KH A. Pandji Taufiq menyampaikan pesan penting Mustasyar PCNU Sumenep KH. Abdul Basith Abdullah Sajjad.

Dalam surat yang bertanggal 19 September 2020 itu, KH. Abdul Basith menulis surat kepada Ketua PCNU Sumenep yang isinya bahwa Nahdlatul Ulama adalah organisasi keagamaan yang beraliran madzhab Ahlussunnah wal Jamaah, satu satunya di Indonesia yang amat maju.

Oleh karena itu, tujuan dari Nahdlatul Ulama adalah kesempurnaan dalam beragama. Oleh karena itu pula beliau berpesan untuk pertama kali kepada semua Pengurus Tanfidziyah terutama Syuriyah agar memerintahkan kepada jajaran MWC dan ranting untuk memperhatikan arti bacaan shalat terutama bacaan yang wajib seperti Fatihah dan tasyahud akhir.

“Jangan gara gara shalat wajib melakukannya tanpa mengerti artinya”

Beliau memohon agar pesan ini disampaikan kepada Pengurus Cabang. Beliau juga menyadari bahwa hal ini terjadi bukan hanya di daerah Sumenep, tapi juga di daerah yang lain.

Sewaktu surat tersebut dikonfirmasi oleh Ketua PCNU kepada beliau, KH. Abdul Basith dengan rendah hati mengatakan bahwa diumur beliau yang sudah udzur, beliau merasa belum benar dalam melaksanakan shalat.

“Umur saya sudah 77 tahun, tapi shalat saya belum benar,” kata K Abdul Basith diceritakan Ketua PCNU.

Selain itu, Ketua PCNU Sumenep juga meminta kepada pengurus lembaga yang dipilihnya agar mengedepankan kinerja dan prestasi, bukan wacana. Beliau mengetengahkan qaidah ushul fiqih.

Man Kaana Aktsara Fi’lan Kaana Aktsaru Afdlan. Siapa yang banyak kerjanya dia yang akan meraup pahala keutamannya”, pungkasnya.

Kontributor : Ach Subairi Karim

Editor : A. Habiburrahman.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga