Image Slider

Giat Shalawatan, Ikhtiar Ranting NU di Giliraja Rawat Kecintaan pada Nabi

Giliraja, NU Online Sumenep

Jargon “Giliraja Bumi Shalawat Nariyah” terus digerakkan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Giliraja. Di samping dalam bentuk Jam’iyah Shalawat Nariyah secara khusus, ada juga Jam’iyah Khataman Maulid Al-Diba’ie. Salah satu Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) yang aktif menggelar Khataman Maulid Al-Diba’ie adalah PRNU Banbaru dan Banmaleng.

PRNU Banmaleng rutin menggelar Khataman Maulid Al-Diba’ie setiap Selasa malam sedang PRNU Banbaru rutin digelar setiap Kamis, keduanya dilakukan setiap setengah bulan sekali. Kali ini, Rabu (07/04/2021) malam, kegiatan Lailatul Ijtima’ dan Khataman Maulid Al-Diba’ei dilaksanakan di kediaman K. Mulyadi, Wakil Rais PRNU Banbaru sekaligus Pengasuh Mushalla Nurul Wahidiyah.

K. Abd. Hafidh Yahya menuturkan, kegiatan Khataman Maulid Al-Diba’ie diselenggarakan dalam rangka menghidupkan kegiatan keagamaan di masyarakat. Selain itu, juga dimaksudkan untuk menanamkan rasa kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

“Rutinan Khataman Maulid Al-Diba’ie adalah media silaturahim antar pengurus dan warga. Di samping itu, kegiatan semacam ini dalam rangka menghidupkan syiar keagamaan atau amaliyah nahdliyah, serta menumbuhkan rasa kecintaan kita terhadap Nabi Muhammad SAW,” ucap Mustasyar MWCNU Giliraja tersebut.

Lebih lanjut, K. Abd. Hafidh Yahya mengajak kepada seluruh anggota Lailatul Ijtima’ dan Khataman Maulid Al-Diba’ie untuk sejenak berdoa bagi keselamatan bangsa, khususnya warga Pulau Giliraja.

“Sebagimana beredar di media massa, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumenep memprediksi bahwa Sumenep berpotensi dilanda tsunami. Oleh karenanya, mari kita memperbanyak istighfar serta berdoa untuk keselamatan bangsa, lebih khusus lagi kita berharap semoga Pulau Giliraja aman dari segala musibah,” pungkasnya mengakhiri.

Kegiatan Lailatul Ijtima’ dan Khataman Maulid Al-Diba’ie tersebut diikuti oleh perwakilan Pengurus MWCNU, Pengurus Ranting NU Banbaru dan nahdliyin setempat. Rutinitas setengah bulanan ini diikat dalam bentuk arisan dengan nominal sepuluh ribuan dan i’anah organisasi sebesar lima ribu rupiah.

Pewarta: Kurdianto Al-Laily
Editor: A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga