Batang-Batang, NU Online Sumenep
Madrasah Ghayatul Anwar, Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang merayakan HUT ke-35 pada Ahad (27/06/2021). Perayaan itu diisi dengan wisuda siswa mulai dari tingkat KB sampai SMA, kenaikan kelas, dan ceramah agama.
K. Muhsi Mas’od yang hadir sebagai penceramah pada saat itu menyampaikan, bahwa anak yang paling berharga dan membahagiakan adalah anak yang berakhlak. Karena menurutnya, anak yang punya akhlak membuat hati orang tua sejuk dan dingin.
“Anak yang punya akhlak baik mampu menghapus air mata orangtua di kala sedih, membantu di kala orangtua butuh, mendampingi di kala orangtua tidak mampu,” tuturnya.
Pengasuh PP. Parama’an itu juga menyampaikan pesan, salah satu cara memperbaiki akhlak anak adalah mendorong anak-anak untuk tidak putus sekolah dan mencari ilmu terutama di sekolah dan pesantren. Beliau menambahkan, bahwa didikan ibu yang secara langsung akan lebih menyentuh terhadap prilaku dan akhlak anak.
Dalam kesempatan itu, Kiai yang menjabat sebagai ketua Yayasan Al-In’am itu menyampaikan pesan kepada para undangan khususnya wali murid untuk menjaga anak anaknya dari makanan Syubhat. Beliau mencontohkan sejarah ulama paling alim ilmu Hadist yaitu Sa’id Al Nursy karena selalu dijaga dari makanan Syubhat dan ibundanya selalu menjaga wudu’ ketika menyusui Syekh Sa’id.
Pesan terakhir yang disampaikan oleh kiai Muhsi adalah pentingnya orang tua murid mendoakan anaknya setiap waktu. Beliau lalu memberikan amalan doa surat Al-fatihah sebagai doa paling ampuh dan cepat dikabulkan oleh Allah.
“Caranya seperti biasa, lafal surat Al-Fatihah dibaca, apabila sampai pada lafal “Iyyaka nasta’in” diulang 7 kali, bersamaan dengan itu hajat dan keinginannya diutarakan dalam hati dan berhenti sejenak kemudian dilanjutkan sampai bacaan selesai,” dawuhnya.
Rangkaian HUT ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh K. Marzuki pengasuh Madrasah Misbahus Sudur, Banuaju Timur. Dalam doanya ia memohon agar anak istiqamah belajar di Madrasah Ghayatul Anwar dan memohon masyarakat mendukung terhadap kemajuan madrasah Ghayatul Anwar.
Pewarta: Ernawi Sya’bi
Editor : A. Warits Rovi

