Pragaan, NU Online Sumenep
Madrasah Aliyah Arrahmah memiliki program menarik khusus untuk para peserta didiknya. Satuan pendidikan yang terletak di Dusun Malakah, Desa Jaddung ini mewajibkan siswa dan siswi untuk menanam pohon pisang di kebunnya masing-masing.
Pohon pisang itu harus senantiasa dirawat agar tumbuh dengan baik. Apabila sudah panen, maka buahnya dijual dan uang hasil penjualannya diserahkan kepada lembaga sebagai bentuk amal jariyah. Program ini bersifat wajib bagi yang masih duduk di bangku sekolah tanpa ada pengecualian.
“Harapan kami, program ini bisa melatih kecintaan siswa kepada alam dan lingkungan sekitar,” ujar K. Bahrul Huda S.Sos selaku kepala madrasah pada Ahad (20/3/2022) di MA Arrahmah usai menerima uang hasil penjualan pisang dari para siswa.
Ia juga menambahkan, “Hal tersebut penting dilakukan karena akhir-akhir ini, generasi muda banyak yang sudah enggan turun ke sawah dan ikut bertani. Semoga lewat program ini, mereka memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan.”
“Selain itu, kami juga hendak mengajarkan kepada anak didik agar menjadi orang yang terampil dalam mencari penghasilan. Jadilah orang yang kreatif dengan menciptakan peluang, jangan hanya menunggu bola,” tambahnya pula.
Sebagai informasi, uang yang terkumpul hasil penjualan buah pisang dari 57 siswa MA Arrahmah mencapai Rp. 354.000. “Setiap siswa memperoleh uang sekitar Rp. 30.000-Rp 40.000. Semoga perjuangan mereka dinilai ibadah dan menjadi sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir,” kata Moh. Qudsi, salah satu tenaga pendidik.
Editor : Ibnu Abbas

