Image Slider

Cetak Kader Ahli Falak, LFA Guluk-Guluk Gelar Pelatihan Almanak Nautika

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

Pada dasarnya, Almanak Nautika merupakan daftar data kedudukan benda langit yang digunakan untuk keperluan pelayaran. Data tersebut disusun oleh Nevil Maskelyne dari Royal Greenwich Observatory.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ustaz Fathur Rozi dalam acara Pelatihan Ilmu Falak dengan tajuk ‘Hisab Awal Bulan Hijriah Metode Almanak Nautika’ Lajnah Falakiyah Annuqayah (LFA) Guluk-Guluk pada Senin (03/01/2022) di Sekretariat Pondok Pesantren Annuqayah.

Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jawa Timur itu mengawali penyampaiannya dengan mengulas sejarah Almanak Nautika.

“Dalam sejarah Falak di Indonesia, Almanak Nautika merupakan data astronomi modern pertama yang digunakan dalam Ilmu Falak. Sebelumnya, menggunakan data astronomi dari kitab-kitab Falak klasik,” tuturnya.

Pengurus Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Sumenep ini juga menyatakan perbedaan metode Almanak Nautika dengan yang lainnya.

“Almanak Nautika di Indonesia secara resmi diterbitkan oleh Jawatan Dinas Hidro Oseanografi Markas Besar TNI AL. Algoritma perhitungannya hampir sama dengan Ephemeris Kemenag RI. Namun, ada beberapa perbedaan seperti penentuan saat konjungsi, Matahari terbenam dan sudut waktu Bulan,” tegasnya.

Alumni Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk ini juga mengungkapkan urgensi dari mengetahui Almanak Nautika ini.

“Almanak Nautika termasuk data astronomi modern yang tingkat akurasinya cukup presisi. Masuk dalam hisab hakiki kontemporer. Sangat layak digunakan sebagai acuan perhitungan awal bulan, seperti dalam penyusunan Kalender, atau bahkan penentuan awal puasa dan hari Raya bagi yang berpedoman pada hisab,” paparnya.

Alumni Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang itu juga menerangkan kelebihan dari metode yang sedang disampaikan.

“Selain itu terdapat juga waktu shalat yang disajikan dengan lintang tertentu, sehingga kita cukup menginterpolasi dua data jika kita berada di lintang yang tidak secara spesifik tertulis di Almanak Nautika,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Bambang Hendriyanto selaku Ketua LFA menjelaskan tujuan kegiatan ini. Menurutnya, acara ini sebagai langkah awal terciptanya kader-kader ahli ilmu Falak dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

“Kami berharap peserta bisa memanefestasikan ilmunya yang telah ia dapat dalam LFA. Dalam artian, ketika berkecimpung di masyarakat nanti, kader harus mengamalkannya,” harapnya.

Sementara itu, Moh. Ilham Wahyudi selaku Sekretaris LFA memberikan harapan kepada pengurus agar tetap kontinu dalam mengikuti serangkaian kegiatan yang telah dicanangkan di program kerja LFA.

“Saya harap, setelah mengikuti acara ini, seluruh pengurus LFA untuk tetap semangat mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan lembaga,” harapnya.

Editor : Ach. Khalilurrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga