Pragaan, NU Online Sumenep
Setelah membentuk Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PAR NU) di mushala Nurul Ishlah Dusun Somangkaan, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Karduluk membentuk lagi PAR NU berbasis masjid dan mushala di masjid Baiturrahim Dusun Moralas, Kamis (03/02/2022).
Pada saat yang sama, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, KH A Junaidi Mu’arif menjelaskan, ketentuan pembentukan ini diatur dalam Aturan Rumah Tangga (ART) Pasal 14 yang berbunyi, pembentukan PAR NU dapat dilakukan jika terdapat sekurangkurangnya dua puluh lima anggota. Sedangkan di perkumpulan masjid Baiturrahim sudah layak, karena anggotanya melebihi dari angka tersebut.
“Masjid yang diketuai oleh Kiai Mursyid memiliki kumpulan rutinan. Bahkan malam ini ada 50 jamaah yang siap di jam’iyahkan,” ujarnya.
Terlebih, lanjutnya, kegiatan rutinannya merupakan amaliyah NU, seperti tahlilan, shalawatan, dan sejenisnya.
Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu menyatakan, ternyata keberadaan PAR NU masih belum banyak terbentuk secara massif di berbagai kecamatan. Hanya ada beberapa MWCNU yang sudah membentuk dan menjalankan programnya.
“Selain membentuk kepengurusan, keberadaan PAR NU untuk menyambung batiniyah secara struktural kepada muassis dan auliya seperti wali songo yang amaliyahnya sama dengan kita,” ungkapnya.
Di kesempatan yang berbeda, H Zainul Ihsan selaku Ketua PRNU Karduluk menegaskan, aktif di NU untuk memperbaiki diri agar menjadi makhluk yang dekat dengan Allah SWT.
“Lewat jalur NU kita akan dekat dengan Allah. Rasakan sendiri hasiatnya. Di balik pengabdian kita pada NU, ada rahasia Allah yang kelak akan kita rasakan,” tuturnya.
Mantan Kepala Desa Karduluk tersebut mengutarakan bahwa aktif di NU tak akan mengubah profesi dari masing-masing anggota.
“Yang jadi tukang mebel atau furnitur tak akan berubah. Jangan takut kehilangan pekerjaan jika kita aktif di NU,” tandasnya.
Adapun struktur PAR NU Dusun Moralas, Desa Karduluk masa khidmat 2022-2027.
Syuriyah, Rais: Kiai Mursyid, Wakil Rais: H Bustomi. Katib: Kiai Mahfudz Suyuti, Wakil Katib: Junaidi. A’wan: Kiai Fuad Azizi, Muhammad Rasyid.
Tanfidziyah, Ketua: Moh Hasan Basri. Wakil Ketua: Subhan. Sekretaris: Ahmad Baijuri. Wakil Sekretaris: Rihal Firdausi. Bendahara: Rasidi. Wakil Bendahara: Ramdlan.
Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU): Fathorrahman, Feri, Saiful. Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU): Kafi, Saiful Bahri, Ahdi. Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU): Aman Jaya, Herman Zuhdi, Lukman. Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (LAKPESDAM NU): Hasan Gunawan, Sukardi, Abdus Somad. Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU): Mas Edi, Mas’udi, Edi. Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (LESBUMI NU): Subairi, Samzeli, Rifki.

