Image Slider

Kisah Kiai Habibullah Rais dan Camat Gapura Hadiri Bahtsul Masail

Oleh: Moh Fathor Rois

Bila seorang kiai menjadi pejabat, maka aktivitas ke-kiai-annya diparkir dulu. Itu sudah biasa menurut kacamata masyarakat. Jika ada seorang kiai yang jadi pejabat, tetapi aktifitas ke-kiai-annya tetap dijalankan, ini sungguh luar biasa.

Di Kecamatan Gapura, Sumenep, pernah dipimpin seorang Camat yang juga bergelar kiai. Ia adalah Bapak Syarqawi. Walaupun menjadi camat, aktifitasnya sebagai tokoh masyarakat tetap dijalankannya, seperti kegiatan pembelajaran. Salah satu aktivitas kesehariannya di rumah adalah mengajar kitab kuning, seperti Alfiyah, dan lainnya.

Kebiasaan Syarqawi usai shalat Jum’at di masjid Jamik, ia tak langsung pulang, melainkan duduk santai dengan sebagian jamaah sambil melemparkan masalah-masalah yang berkenaan dengan hukum Islam. Maksud dari itu, ia mendata beberapa warga yang alim.

Selain itu, Syarqawi juga mendirikan kesenian Samrah. Semua itu ia lakukan untuk memetakan keadaan masyarakat di wilayah tanggung jawabnya.

Setelah menunaikan ibadah haji, Syarqawi dikenal dengan panggilan KH Sairofi, bahkan juga aktif di setiap kegiatan Bahtsul Masail di tingkat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep. Yang menjadi tandingannya dalam sidang bulanan tersebut adalah Almaghfurlah KH Muhammad Habibullah Rais.

Menurut penuturan KH Dahlan, pasca wafatnya KH Sairofi, Kiai Habibullah Rais kurang semangat saat menghadiri bahtsul masail. Hal ini dilatarbelakangi oleh wafatnya Kiai Sairofi (berduka cita).

Untuk memastikannya, seorang musyawirin menghampiri Kiai Habibullah Rais. “Mengapa kiai jarang terlihat lagi di acara bahtsul masail?,” tanyanya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Is’af Klabaan, Guluk-Guluk tersebut menjawab. “Ketika Kiai Sairofi wafat, tidak ada lagi orang yang menyanggah kami. Saat ini, setiap jawaban yang kami lontarkannya, pasti diamini,” tambahnya.

اللهم اغفر لهما وارحمهما وارض عنهما

Sumber: KH Dahlan Gapura Barat

*) Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Sumenep

Editor : Firdausi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga