Sumenep, NU Online Sumenep
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep terus memperkuat komitmen pengembangan pendidikan NU. Hal itu ditegaskan dalam audiensi bersama Dewan Guru SMA NU Sumenep yang digelar di Meeting Room KH. Moh. Ilyas Syarqawi PCNU Sumenep, Senin (9/2/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan tata kelola serta strategi peningkatan kualitas lembaga pendidikan NU secara berkelanjutan.
Ketua PCNU Sumenep, KH. Md. Widadi Rahim, menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan umat dan bangsa. Karena itu, PCNU Sumenep berkomitmen mendorong peningkatan mutu seluruh lembaga pendidikan NU, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
“Anak didik kita adalah investasi masa depan. Pendidikan tidak cukup hanya mencerdaskan intelektual, tetapi juga harus membentuk kematangan emosional dan spiritual,” tegas KH. Widadi.
Ia juga menekankan peran strategis guru dalam membentuk generasi yang sukses dunia dan akhirat. Menurutnya, kemuliaan ilmu dan pengabdian pendidik menjadi fondasi utama dalam menjaga marwah lembaga pendidikan NU.
Selain penguatan kualitas pembelajaran, PCNU Sumenep mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan lembaga pendidikan, termasuk penguatan silaturahmi antara sekolah dan wali siswa, serta pengembangan program beasiswa bagi alumni SMA NU untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi jaringan NU.
Sementara itu, Kepala SMA NU Sumenep, Sri Farida Hartatik, S.Pd., menyampaikan bahwa pengelolaan sekolah berjalan secara transparan dan optimistis. Ia menjelaskan, proses pendidikan dari pendaftaran hingga kelulusan digratiskan, dengan pembiayaan operasional bersumber dari dana BOS dan disesuaikan dengan kondisi objektif sekolah.
“Alhamdulillah, siswa dan guru SMA NU telah banyak menorehkan prestasi melalui berbagai lomba dan kegiatan eksternal, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi,” ujarnya.
Untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas peserta didik, SMA NU Sumenep terus melakukan sosialisasi ke SMP dan MTs, serta menjalin kolaborasi dengan MWC-MWC NU. Sinergi dengan perguruan tinggi NU juga diperkuat guna menjamin keberlanjutan studi alumni melalui skema beasiswa.
Ketua LP Ma’arif NU Sumenep, Dr. Salamet, S.Fil.I., M.Ag., menambahkan bahwa penguatan lembaga pendidikan NU harus diawali dengan evaluasi tata kelola dan penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP). Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM pendidik dalam menghadapi tantangan generasi Z dan generasi Alfa.
“Pengembangan pendidikan NU ke depan harus bertumpu pada image building, institution building, dan network building. Pendidikan NU harus kuat secara sistem, fasilitas, dan jejaring,” jelasnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan NU di Kabupaten Sumenep agar semakin berkualitas, berdaya saing, serta tetap berakar kuat pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

