Image Slider

Puisi-puisi Faris Al Faisal

ZIARAH

Aku telah menembus perjalanan
Tanpa roda
Menempuh kebun orangorang ditanam

Tanpa alas kaki
Tanpa air bunga yang wangi

Yang baik tentu telah berjumpa dengan yang baik
Segala nikmat

Dan biarlah selainnya mendapat ampun
Wangi doa penziarah

Di sini,
Kuratapkan wajahku pada sebuah nisan
Gundukan tanah
Hilang bebunga yang dulu kutabur
Tak abadi

Tangan seperti ranting
Merengkuh pada batang kesedihan
Sebab kau tiada
Bulubulu mata menutupi penglihatan
Dalam rekat air mata

Indramayu, 2019

PETI MATI

Membuka peti mati
Sebuah pertanyaan mengusik
“Bagaimanakah jika tiba giliranku?”
Dan lembarlembar kafan
Membungkusku yang mampus
Bau busuk tanah
Cacingcacing menjamah
Melumat sekumpulan daging dan belulang
Kembali ke asal

Setelahnya, aku seperti membaca komik
Ceritacerita siksa kubur
Kapak dan palu godam
Bebatuan hitam menghimpit
Ilustrasi azab tanpa sensor
“Aku tak tahu, aku tak tahu, aku tak tahu!”
Pada dua malaikat dengan soal ujian di tangan
Ular melilit di sana
Menghabisi perut dunia

Begitu lama, seakan abadi
Seribu tahun dalam kegelapan
Rumah tanpa listrik
Aku terbentur berkalikali
Entah berapa jumlah luka dan lebam
“Di mana gagang pintu?”
Aku ingin bergegas memutar waktu
Melihat lagi rute perjalanan
Kembali pada jalan Tuhan

Indramayu, 2019

PENGGALI KUBUR

Kematian menderu di udara
Dicorongkan dari saluran siaran
Menjadi kabar duka
Pada lenganlengan jembatan
Berpangku tangan

“Apa kau mendengarnya?”

Penggali kubur lalu berjibaku dengan tanah
Menyibak rengkah barzakh
Ada jerit dawai terngiang di telinga
Katakata sesal dan pentas yang sesungguhnya
Tapi itu bukan urusannya

Ia menggali suatu masa
Dunia baru dengan segala yang berbeda

Ya, agar yang sedih segera melupakan
Melewati batas musim air mata
Tapi sebelum ditanam seperti biji
Persemaian dibuka
Jiwajiwa yang tenang dibaringkan
Kelak tumbuh dan berbuah
Pahit atau manis

Dalam kesenyapan pemakaman
Ia menggigil bagai berjumpa Izrail
Sebuah kotak kubur dipersiapkan
Bukan untuk yang lain
Tibatiba ia mencium tubuhnya
Seperti bau tanah
Barangkali seperti daun memerah
Sebentar lagi pun rebah

Indramayu, 2019

SEBUAH PETILASAN

Batu bata merah tua bertumpuk
Batu nisan tanpa tulisan
Istana kecil dan reruntuhannya
Rumput jangkung dan suara jangkrik berderik
Sebuah petilasan, katanya.

Aku telah mengumpulkan cerita di sana
Tuantuan yang datang dari negeri yang jauh
Bermalam dan bertawasul
Memanjat batang doa dan memetik harapan
Menyibak cahaya di kegelapan

Di balik tembok bolong
Teropong waktu terhampar
Jejak rotasi bumi dan edaran peristiwa
Hikayat dan riwayat sunyi
Kubur tiada berkabar

Bermalammalam aku tenggelam
Menyusuri situssitus yang tuantuan kunjungi
Rahasia dan misteri yang tersisa
Hilang sudah para perawi
Kematian dan cahaya kunangkunang

Indramayu, 2019

Faris Al Faisal, lahir dan berdikari d(ar)i Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Bergiat di Komite Sastra, Dewan Kesenian Indramayu (DKI) dan Lembaga Kebudayaan Indramayu (LKI). Namanya masuk buku “Apa dan Siapa Penyair Indonesia” Yayasan Hari Puisi. Puisinya mendapat Hadiah Penghargaan dalam Sayembara Menulis Puisi Islam ASEAN Sempena Mahrajan Persuratan dan Kesenian Islam Nusantara ke-9 Tahun 2020 di Membakut, Sabah, Malaysia, Juara 1 Lomba Cipta Puisi Anugerah RD. Dewi Sartika dan mendapat Piala bergilir Anugerah RD. Dewi Sartika, Bandung (2019), mendapatkan juga Anugerah “Puisi Umum Terbaik” Disparbud DKI 2019 dalam Perayaan 7 Tahun Hari Puisi Indonesia Yayasan Hari Puisi, dan pernah Juara 1 Lomba Cipta Puisi Kategori Umum Tingkat Asia Tenggara Pekan Bahasa dan Sastra 2018 Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Tersiar pula puisi-puisinya di surat kabar Indonesia dan Malaysia. Buku puisi keduanya “Dari Lubuk Cimanuk ke Muara Kerinduan ke Laut Impian” penerbit Rumah Pustaka (2018). Email ffarisalffaisal@gmail.com, Facebook www.facebook.com/faris.alfaisal.3, Twitter @lfaisal_faris, IG @ffarisalffaisal, dan SMS/WA 0811-2007-934.

 

 

 

 

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga