Kota, NU Online Sumenep
Rapat Anggota Tahunan (RAT) Paripurna Ke-XVIII KSPP Syariah BMT NUansaumat Jawa Timur kembali digelar, Sabtu (19/2/2021). Acara tersebut dipusatkan di Aula Amin Said Husni, Bondowoso. Dalam hal ini, BMT NU menggelontorkan dana sebesar Rp. 3,1 Miliar untuk pengembangan Nahdlatul Ulama.
Direktur Utama KSPP Syariah BMT NU Jawa Timur, H. Masyudi Kanzillah mengatakan bahwa dana pengembangan tersebut untuk membangkitkan semangat kemandirian NU, baik secara jamaah maupun secara jam’iyah. Sebagaimana yang diperjuangkan Nahdlatut Tujjar sebagai embrio berdirinya NU.
“BMT NU di tahun buku 2021 ini, telah menggelontorkan dana sebesar 3,1 Miliar untuk NU. Itu artinya, sejak BMT NU lahir pada tahun 2004 sampai 2021, secara keseluruhan telah berkontribusi sebesar 10,2 Miliar. Ini kontribusi nyata dari anggota,” ujarnya.
Sebagai lembaga yang lahir dari rahim NU, BMT NU Jawa Timur terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata untuk NU. Karenanya, 10 persen dari laba BMT NU dalam kurun waktu satu tahun, dialokasikan untuk pengembangan PCNU dan MWCNU.
Adapun rinciannya sebagai berikut, PCNU Sumenep dan 16 MWCNU sebesar Rp. 1.389.682.612, PCNU Pamekasan dan 7 MWCNU sebesar Rp. 336.957.886, PCNU Sampang 4 MWCNU sebesar Rp. 213.663.725, dan PCNU Bangkalan dan 5 MWCNU sebesar Rp. 169.444.352.
PCNU Jember dan 5 MWCNU sebesar Rp. 50.247.722, PCNU Bondowoso dan 9 MWCNU sebesar Rp. 420.720.300, PCNU Situbondo dan 10 MWC NU sebesar Rp. 269.901.053. Kemudian PCNU Probolinggo dan tiga MWCNU sebesar Rp. 42.231.389, PCNU Banyuwangi dan 34 MWCNU sebesar Rp. 38.371.705 serta PCNU Lumajang 2 MWC NU sebesar Rp. 43.948.567.
Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin mengungkapkan, bahwa ke depan NU akan maju dengan kemampuannya dalam mengembangkan ekonomi dan pendidikan. Karena itu, pihaknya berharap, BMT NU tetap eksis menebar manfaat untuk umat.
“BMT NU menjadi kebanggaan warga NU karena NU bisa maju dengan kemampuannya mengembangkan perekonomian dan memajukan pendidikan sehingga bermanfaat untuk umat,” ungkapnya saat membuka RAT Paripurna Ke-XVIII.
Momentum tahunan tersebut berlangsung khidmat. Dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin yang sekaligus membuka RAT Paripurna Ke-XVIII BMT NU Jawa Timur, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso, dan Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso.
Dari pengurus NU, turut hadir PWNU Jawa Timur, Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Bondowoso, serta Wakil Rais PCNU Banyuwangi selaku penceramah. Dewan Syariah dan Pengawas BMT NU Jawa Timur, Pengurus dan Direksi, Pengawas dan Pengelola serta perwakilan anggota dari 88 kantor cabang.
Editor: A. Habiburrahman

