Image Slider

Pengasuh PP Nasy’atul Muta’allimin Gapura Jelaskan Beberapa Akibat Meremehkan Guru

Gapura, NU Online Sumenep
Pengasuh Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin Gapura, KH. A. Munif Zubairi menjelaskan beberapa akibat dari tindakan seseorang yang meremehkan guru.

Hal itu beliau sampaikan saat mengisi tausiyah di acara Konsolidasi dan Pelantikan Pengurus Rayon Keluarga Besar Alumni Nasy’atul Muta’allimin (Kabanas) Desa Gapura Tengah Masa Khidmah 2021-2026, Kamis (3/2/2022).

“Beberapa akibat bagi mereka yang meremehkan guru antara lain, pertama, perkataannya tidak akan diindahkan dan didengarkan,” ujarnya.

Kedua, lupa akan ilmu yang telah didapat. Dan ketiga, lanjutnya, cepat atau lambat akan mengalami kefakiran.

“Bahkan beberapa ulama mengatakan, mereka yang meremehkan guru, akan mati dalam keadaan su’ul khatimah. Na’udzubillah,” imbuh Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep itu.

“Maka, mengabdi pada guru, terutama guru yang pertama adalah sebuah kewajiban. Dan apabila ada guru yang kebetulan ada hubungan kekeluargaan, maka status keguruan harus dikedepankan daripada hubungan kekeluargaan,” tuturnya mengingatkan.

Kiai Munif, sapaan akrabnya, juga berharap agar menjadikan wadah Kabanas sebagai media untuk mengabdi kepada Nasy’atul Muta’allimin dengan penuh keikhlasan.

Diketahui, acara Konsolidasi dan Pelantikan Pengurus Rayon Kabanas Gapura Tengah tersebut dihadiri oleh Ketua Kabanas Pusat, KH. Muhammad Kamalil Ersyad, Pengasuh Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin, KH. A. Munif Zubairi, dan pengurus Rayon Kabanas dan alumni se-Desa Gapura Tengah.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga