Image Slider

Naharul Ijtima’ Ranting NU di Manding Ini Berbasis Masjid dan Mushalla

Manding, NU Online Sumenep
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Manding Timur Kecamatan Manding berkomitmen untuk menjadikan masjid dan mushalla sebagai pusat kegiatan Naharul Ijtima’. Hal tersebut sebagai tindaklanjut dari harapan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Manding.

Wadah silaturrahim yang mempertemukan antara warga NU kultural dengan struktural itu untuk kesekian kalinya dilaksanakan di Masjid At-Thayyibin Dusun Regis Desa Manding Timur, pada Jum’at (3/6/2022).

Rudi Hartono, Ketua MWCNU Manding mengatakan bahwa Naharul Ijtima’ selain menjadi media silaturrahim, juga merupakan media Shilatul Afkar (hubungan intelektual) dan Shilatul Arwah (hubungan dengan para pendahulu yang telah wafat).

“Siapapun yang menjadi pengurus dan berkhidmah di Nahdlatul Ulama akan mendapatkan aliran pahala jariyah dari berbagai kegiatan yang dilakukan umat Islam khususnya warga Nahdlatul Ulama, seperti Tahlilan, Maulidan, Istigatsahan dan ziarah kubur,” kata Rudi, sapaan akrabnya.

Bahkan, lanjut Rudi, pahala setiap orang yang ziarah ke pusara Rasulullah SAW juga mengalir ke pengurus NU. Sebab dengan perjuangan ulama pesantren dan NU, amaliah-amaliah yang diajarkan Rasulullah SAW tetap dilaksanakan oleh umat Islam hingga saat saat ini.

“Kita pengurus NU adalah pewaris para Muassis untuk melanjutkan perjuangan mereka dalam melestarikan, mengamalkan dan mengembangkan Islam Ahlussunah wal Jama’ah,” terangnya.

Ketua MWCNU termuda itu juga mendorong agar para pengurus Tanfidziyah memposisikan diri sebagai santri, dan Syuriyah diposisikan sebagai pengasuh.

Di akhir sambutannya, Rudi meminta agar Naharul Ijtima’ Ranting NU Manding Timur yang berbasis Masjid dan Mushalla bisa terus istiqamah, dirawat dan dikembangkan hingga nantinya bisa terbentuk Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PAR NU).

Sementara itu, Ketua PRNU Manding Timur, Ainul Yaqin menegaskan bahwa pertemuan rutin bulanan Naharul Ijtima’ tidak ada sangkut-pautnya dengan kepentingan lain. Murni untuk mempererat tali silaturahim agar loyalitas dalam melaksanakan tugas-tugas ke-NU-an semakin kuat.

“Ini bagian dari upaya kami mewujudkan apa yang menjadi harapan Ketua MWCNU. Semoga istiqamah dan bisa menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT, amin,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut juga diisi dengan pengajian kitab Sullam at-Taufiq yang diampu Kiai Syahirun, Rais MWCNU Manding. Turut hadir, Rais dan Ketua MWCNU Manding serta PRNU Manding Timur.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga