Kota, NU Online Sumenep
Di musim penghujan, ada beberapa daerah yang terkena musibah banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Menyikapi hal tersebut, Fathol Amin Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Sumenep mengajak pada warga untuk mewaspadai intensitas hujan lebat dan tinggi yang disertai petir dan angin kencang pada tanggal 25-27 Oktober 2022.
Sebagaimana dilansir oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), di Kabupaten Sumenep ada beberapa kecamatan yang akan mengalaminya, yaitu Manding, Pasongsongan, Dasuk, Rubaru, Batang-Batang, Batuputih dan sekitarnya.
Dijelaskan, perairan kepulauan Sapudi hujan sedang dengan angin permukaan BD-B 05-15 kts, tinggi gelombang 0.3-1.0 meter. Untuk perairan kepulauan Kangean hujan sedang dengan angin permukaan BD-B 06-17 kts, tinggi gelombang 0.5-1.5 meter.
“Bagi warga Sumenep yang ingin menyebrang di pelabuhan Kalianget bakal hujan lebat dengan suhu 24-33 °C, kelembaban udara 62-96 persen, angin permukaan S-BD 03-10 kts, ketinggian gelombang 0.1-0.3 meter,” tandasnya.

