Batu Putih, NU Online Sumenep
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep resmi melantik Pimpinan Ranting (PR) Ansor Gedang-Gedang, Batuputih yang diformat dengan acara pelantikan dan Harlah NU yang ke-95.
Acara ini bertempat di Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Nurul Islam Dusun Tamparaan, Desa Gedang-Gedang, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep ini, dihadiri oleh Rais dan Ketua MWCNU Batuputih, Ketua PC GP Ansor Sumenep beserta pengurus lainnya, dan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor.
Acara dimulai dari Pembukaan, tahlil serta dilanjutkan dengan pembacaan shalawat Nabi sebagai bagian dari rasa syukur bahwa NU bertambah usia ke-95 dengan harapan pemuda NU tetap menjaga NKRI penuh khidmah.
Usai prosesi pelantikan, H Ali Wafa Erfan memberikan ucapan selamat atas dilantiknya pengurus PR GP Ansor.
“Semoga bisa membawa Ansor lebih baik di masa yang akan datang,” harapnya Ketua MWCNU Batuputih.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Sergang I tersebut juga menegaskan bahwa dengan menjadi kader Ansor adalah sebuah kehormatan. Karena memiliki kesempatan mengabdi pada ulama, agama dan bangsa.
“Tidak semua pemuda diberi kesempatan untuk mengabdi di NU, maka jangan disia-siakan,” pintanya sebagai salam pembuka.
Di kesempatan yang sama, K Qumri Rahman memberikan arahan kepada semua pengurus yang baru saja dilantik agar tetap bersikukuh dalam membesarkan NU di masa depan.
“Ansor adalah NU masa depan, Ansor mempunyai semangat luhur untuk membesarkan NU dan itu adalah modal kita,” tutur Ketua PC GP Ansor Sumenep dengan penuh semangat.
K. Qumri sapaan akrabnya, menambahkan agar saling menjaga silaturahim dan saling pengertian dalam bingkai keluarga besar NU. Beliau menegaskan agar selalu mengawal para pemuda supaya tidak terjebak dalam radikalisme.
“Mari mulai dari kita, jaga pemuda agar tidak terpapar radikalisme,” imbuhnya.
Matan Ketua PC Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDSRA) Sumenep tersebut menuturkan bahwa Ansor harus mengikuti teladan sahabat Muhajirin dan Ansor pada zaman sahabat yang bisa membangun sebuah masyarakat yang dinamis dan kondusif serta bisa melihat kebutuhan masyarakat sehingga programnya bisa berdaya guna.
Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatus Sabab Pajung tersebut menambahkan betapa pentingnya mensinergikan antara SDM dan SDA.
“Mari tingkatkan mutu SDM kita agar SDA yang kita miliki tidak dikelola oleh orang lain dan kita hanya jadi penonton dari kekayaan yang kita miliki,” pungkasnya.
Di penghujung acara, pengurus menyantuni anak yatim dan pemotongan tumpeng secara simbolis, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dari Rais MWCNU Batuputih, yaitu KH Hatim Al Asham.
Pewarta: Mahrus Miftah
Editor: Abdul Warits

