Pragaan, NU Online Sumenep
Sosok Drs. KH. Ahmad Junaidi Muarif tentu sangat dikenal oleh warga Nahdlatul Ulama di kecamatan Pragaan. Selain karena menjabat sebagai ketua Majelis Wakil Cabang NU di daerah tersebut, beliau juga berkepribadian sederhana, ramah, serta mudah bergaul dan akrab dengan siapa saja. Satu-satunya hal yang mungkin belum banyak diketahui orang adalah bahwa beliau merupakan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Hal tersebut disampaikannya secara langsung sewaktu memberikan taushiyah pada acara perayaan Hari Lahir Pimpinan Komisariat (PK) PMII Pragaan ke-14 pada Jum’at (5/3/2021) siang di aula MWCNU Pragaan. “Perlu diketahui bahwa saya ini merupakan alumni PMII Cabang Pamekasan tahun 1983-1984,” kenang tenaga pengajar di Pondok Pesantren Al-Ibrahimy Masaran ini.
“Sewaktu masih berstatus sebagai mahasiswa baru, ada banyak organisasi yang ditawarkan, tapi saya memilih PMII atas permintaan dari guru saya KH. Amir Ilyas,” ujar alumni PP. Annuqayah Lubangsa ini. “Kamu kalau mau kuliah harus aktif di PMII, jika tidak aktif, tidak akan dianggap sebagai santri saya. Karena hanya PMII-lah satu-satunya underbow atau neven dari Nahdlatul Ulama,” tuturnya sembari menirukan dawuh sang guru.
Acara harlah dimeriahkan pula dengan peluncuran Buletin Prima yang mengusung tema “Wajah Baru PMII Pragaan”. “Buletin ini menjadi pertanda bahwa kader kami sangat potensial bagi kemajuan PMII Pragaan, umumnya bagi PMII Sumenep,” tegas Fendi selaku ketua komisariat. Tiup lilin dan pemotongan kue menjadi agenda paripurna dalam kegiatan tersebut. Kue Harlah diberikan kepada para senior yang telah berjasa bagi kemajuan PMII Pragaan.

