Batuan, NU Online Sumenep
Gerakan untuk menebar manfaat kepada sesama terus digalakkan oleh Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Sumenep Masa Khidmat 2020-2022. Salah satunya Gerakan Wakaf Al-Qur’an dan Kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jama’ah Karya Hadratussyeikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari.
Melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) di kepengurusan PC IPNU Sumenep, nantinya direncanakan akan disalurkan kepada sejumlah masjid, mushalla, pondok pesantren dan sekolah yang tersebar di seluruh kecamatan di-Kabupaten Sumenep.
Zaynollah, Ketua PC IPNU Sumenep menurutkan, bahwa gerakan wakaf tersebut sangat penting dilakukan dalam rangka membangun kedekatan antara Pelajar NU dengan masyarakat, dimulai dengan memberikan fasilitas yang dapat menunjang pemberdayaan masjid, mushalla, pondok pesantren dan sekolah sebagai basis transformasi keilmuan, utamanya bidang keagamaan Islam.
“Program ini bertujuan untuk mendekatkan Pelajar NU ke masyarakat melalui pemberdayaan Masjid dan musholla melalui bantuan Al-Qur’an sekaligus mendorong pondok pesantren agar menjadikan Kitab karangan pendiri NU ini dijadikan kurikulum pengajian bagi para santri,” ungkapnya kepada NU Online Sumenep, Selasa (30/3/2021).
Direncanakan, secara resmi gerakan wakaf tersebut akan diluncurkan pada minggu pertama di bulan Ramadhan mendatang. Namun, untuk memasifkan di media sosial, pihaknya telah melakukan lebih awal penyebaran poster agar waktu terbuka luas untuk para donatur.
“Kami menerima donasi/wakaf berupa Al-Qur’an dan Kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jama’ah setiap saat. Kapanpun. Tidak hanya satu kali. Karena kegiatan pendistribusian wakaf tersebut dilakukan secara rutin setiap bulan sebanyak dua kali sampai akhir periode kepengurusan kami,” imbuhnya.
Untuk penyerahan wakaf yang berupa barang dapat menghubungi nomor telpon di 0859 6719 7186 atas nama Mukhlisin dan 0819 9906 9669 atas nama Rais Amin. Kemudian untuk penyaluran donasi berupa uang dapat dikirimkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan nomor rekening 8124-01-007386-53-0 atas nama Zaynollah, dengan ketentuan harga Al-Qur’an Rp. 35.000,- dan Kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jama’ah Rp. 12.000,- (harga keduanya berlaku kelipatan).
“InsyaAllah sesuai target pertama kami, ada 100 masjid dan 500 pesantren dengan asumsi 10 Al-Qur’an setiap masjid dan 50 Kitab setiap pesantren,” ungkap Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurud Dhalam Ganding Sumenep itu.
Dengan direalisasikannya gerakan wakaf tersebut, dirinya berharap masyarakat lebih mudah dalam ikut andil mewakafkan sebagian dari rezekinya di jalan dakwah dan sosial.
“InsyaAllah ini akan menjadi amal jariyah untuk kita bersama,”
Agar gerakan tersebut masif dilakukan, dirinya meminta kepada semua elemen, utamanya nahdliyin untuk bertasipasi dan mendukung merawat masjid dan pondok pesantren sebagai basis ideologi Ahlussunnah Wal Jama’ah an-Nahdliyah.
“Kami mengaharap partisipasi dan dukungan dari semua pihak lebih lebih Nahdlatul Ulama secara umum untuk ikut serta merawat Masjid dan Pondok Pesantren sebagai lumbung kekuatan Ahlusunah Wal Jamaah,” pungkasnya.
Editor: A. Habiburrahman

