Oleh: Firdausi
Pemberlakuan pembatasan kegiatan bepergian keluar masuk di seluruh Provinsi, memberikan tanda kepada warga bahwa gelombang kedua Covid-19 mulai merebak ke beberapa daerah.
Di masa pandemi ini, salah satu cara yang paling efektif untuk memutus mata rantai virus corona adalah mengurangi mobilitas. Di sela bersantai ria di kediaman masing-masing, warga NU harus tau manfaat atau faedah teh yang sering kita konsumsi, apalagi diminum saat hangat yang insyaallah bisa ngefreshin pikiran dan tubuh kita. Sebagai minuman kesegaran, teh punya manfaat yang sangat berguna bagi tubuh manusia. Kali ini Redaksi NU Online Sumenep akan menjelaskannya.
Pertama, teh menjaga kesehatan tulang manusia. Hal ini dibuktikan dalam sebuah artikel Archieve of Internal Medicine yang menjelaskan bahwa teh mengandung florida dan senyawa kimia yang dikenal sebagai flavonoid yang berfungsi menguatkan tulang dalam tubuh manusia. Jadi, bagi nahdliyin dan nahdliyat yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi teh setiap hari, terutama teh yang masih hijau, maka densitas tulang manusia akan lebih tinggi. Kehijauan daun teh tersebut secara teoritis banyak mengandung kalsium pembangun tulang.
Kedua, teh mampu menyegarkan tubuh dan pikiran. The Nort America Tea Trade Health Research Association menemukan, teh sangat baik untuk kesehatan hati. Selain itu, teh bisa membuat kerja arteri orang yang mengidap penyakit hati menjadi lebih baik. Penelitian ini didukung dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa orang yang biasa minum teh, resikonya lebih rendah terserang penyakit hati sehingga kekebalan tubuh dan pikiran seseorang lebih segar.
Keempat, teh menangkal kolesterol. Teh bisa membantu manusia melawan kolesterol dengan zat catechin yang terdapat dalam teh. Zat tersebut berfungsi mengurai timbunan kolesterol di dalam darah dan mempercepat proses pembuangannya melalui tinja. Jadi, semakin banyak warga NU membiasakan diri meminum teh, maka tubuh kita tertbebas dari timbunan kolesterol.
Kelima, teh mencegah kanker. Teh bisa berperan sebagai penangkal dari radikal bebas yang dapat mengacaukan keseimbangan tubuh. Jika kondisi tubuh seseorang tidak seimbang, maka akan memicu kanker. Dengan dibantu zat lain seperti polifenol dan theofolon di daun teh, perkembangan virus yang mengakibatkan kanker dapat dihambat oleh zat tersebut.
Dari kelima manfaat tersebut, semestinya masyarakat tau bahwa di masa pandemi memperbanyak mengkonsumsi suplemen, berolahraga, dan meminum teh hangat di sela-sela sedang rehat atau santai. Warga tidak semestinya memperlebar mobilitasnya, tetapi menguranginya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Jika berada di rumah, jangan lupa masak air dan celupkan teh agar tubuh kita tambah bugar.
*) Ketua Lembaga Ta’lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Sumenep

