Bluto, NU Online Sumenep
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nadlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bluto kembali melaksanakan rutinan Majelis Silaturahmi antar pengurus. Kegiatan yang rutin digelar pada hari Jum’at setiap pekan ini ditempatkan di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bluto, Jum’at (3/12/2020).
Moh. Nasa’ie menuturkan, bahwa Majelis Silaturahmi tersebut dilaksanakan guna untuk lebih mempererat ikatan emosional antar pengurus.
“Rutinan ini tidak lain dan tidak bukan merupakan sebuah media komunikasi kita, baik dalam rangka membicarakan program, keluhan ataupun masukan. Bahkan kalau ingin dijadikan media serap aspirasi juga sah-sah saja. Hal ini sangat bagus untuk keberlangsungan organisasi,” ujar Ketua PAC IPNU Bluto ini.
Majelis Silaturahmi kali ini dikemas dengan rapat Laporan Pertanggung Jawabab (LPJ) dan evaluasi dari kegiatan pelantikan yang dilaksanakan pada Ahad, (29/11/2020) lalu.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia pelantikan Salman Alfarisi, dalam obrolan di WhatsApp Grup ‘PAC IPNU IPPNU BLUTO’.
“Nanti di rutinan Majelis Silaturahmi kita akan mengagendakan rapag LPJ dan evaluasi dari kegiatan pelantikan tempo hari,” tulisnya.
Rapat berlangsung khidmat. Setiap divisi kepanitiaan menyampaikan laporan atas tugasnya dan evaluasi saling diberikan diantara setiap divisi.
Seusai rapat LPJ dan evaluasi terlaksana, acara selanjutnya dilanjutkan dengan perkenalan dua kader IPPNU yang baru, yang berasal dari salah satu lembaga pendidikan di Kecamatan Bluto.
“Sebelum kita menutup rapat rutinan kali ini, saya persilahkan kepada dua kader baru untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan motivasinya bergabung bersama kami di PAC IPNU-IPPNU Bluto”, tutur Zahrul Anam selaku Wakil Ketua Bagian Kaderisasi.
Proses perkenalan berlangsung gayeng dan lancar. Acara rutinan tersebut kemudian diakhiri dengan tawasul kepada muassis Nahdlatul Ulama yang dipimpin oleh Koordinator Bagian Keagamaan, Zainul Muqorrabin.
Kontributor: Moh. Nasa’ie
Editor: A. Habiburrahman

