Pragaan, NU Online Sumenep
Setelah dua hari peserta mengikuti Pelatihan dan Kepemimpinan Dasar (PKD) ke VII yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pragaan. Pada Sabtu sore (9/10/2021) acara tersebut resmi ditutup dengan pembaiatan yang dipimpin oleh Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Sumenep di Pondok Pesantren Al-Qarorul Makien Sarkoju’ Prenduan
Dengan ditandainya pembaiatan, maka berakhirlah serangkaian aktifitas pemberian materi PKD oleh instruktur, antara lain materi Ke-NU-an, ke-Aswaja-an, Dalil Amaliyah NU, Ke-Ansor-an dan Ke-Banser-an, Islam Nusantara serta materi Kepemimpinan.
Jumlah awal peserta yang mengikuti kegiatan pengkaderan ini sebanyak 100 orang. Namun yang mampu betahan sampai akhir hanya sebanyak 67 peserta.
“Kalau tidak ikut dua materi maka dinyatakan tidak lulus PKD. Dan bisa ikut lagi di PKD berikutnya,” ujar Imam Ghazali Ketua PAC GP. Ansor Pragaan.
Pembaiatan kali ini dilakukan oleh Sahabat Kiai Imam Haromain sealaku Sekretaris PC GP Ansor Sumenep. Sebelum melantik, dirinya mengingatkan bahwa janji yang akan dibaca ini, adalah janji kepada Ansor dan Nahdlatul Ulama.
“Sahabat yang mampu bertahan sampai akhir ini adalah kader terpilih yang ditakdirkan Allah menjadi Kader Ansor. Yang lain bukan tidak terpilih, mungkin masih belum ditakdirkan. Hanya soal waktu,” ujarnya mantap.
Satu hal yang penting, jelasnya, bahwa sahabat sekalian, setelah pembaiatan ini, resmi menjadi penerus ulama NU. Beban ini tentu berat dan harus dipikul dengan penuh tanggung jawab.
“Sahabat punya tugas menyebarkan Islam Aswaja An-Nahdliyah. Jangan ragu dan gentar menyebarkannya agar kita diakui santri para muassis NU, dan semoga kelak di akhirat berkumpul dengan mereka,” doanya.
Setelah itu semua peserta berbaiat dengan mengucapkan sumpah.
“Demi Allah, saya berjanji bahwa saya sebagai Kader GP Ansor Sumenep akan memperjuangkan dan melaksanakan ajaran Islam Aswaja An-Nahdliyah dalam NKRI yang berdasarkan Pancasila,” ucap seluruh peserta.
Diteruskan, saya berjanji sebagai kader GP Ansor Kabupaten Sumenep akan menunaikan segala kewajiban saya dengan penuh tanggung jawab demi terwujudnya cita-cita GP Ansor, dengan berpegang teguh pada Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD-PRT) dan bersedia berkhidmah serta patuh pada alim ulama.
“Saya berjanji, selama menjadi Kader GP Ansor akan menjaga nama baik dan muru’ah organisasi, dan tidak akan melakukan hal-hal yang dapat merusak disiplin dan merendahkan martabat organisasi.” ucap semua peserta penuh khusuk.
Kiai Romi sapaannya menegaskan, sore ini sahabat telah resmi menjadi Kader GP Ansor Sumenep.
“Selamat bekerja dan mengabdi,” pungkasnya menutup pembaiatan.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan shalawat Nabi oleh kelompok Banjari Nahjul Musthofa sebagai petanda bahwa bulan Rabiul Awal adalah kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Pewarta: Zubairi El-Kariem
Editor: Firdausi

