Bluto, NU Online Sumenep
Bulan Rabiul Awal sudah di penghujung pergantian ke bulan selanjutnya. Namun nampaknya umat Muslim masih belum bisa move on dari kemeriahan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang istimewa. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud kecintaan kepada Sang Baginda Rasulullah SAW.
Tak ingin melewatkan momentum ini, Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Nurul Jadid, Gilang, Bluto menghelat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini diletakkan di halaman Madrasah Nurul Jadid desa setempat, Senin (16/11/2020).
Acara tersebut dikemas dengan pengajian umum, yang menghadirkan muballigh kondang yakni K. Muhammad Syafiuddin Nur Kholis. Kiai Syafi’ dalam ceramahnya banyak menjelaskan tentang keagungan Nabi Muhammad SAW, yakni seorang hamba terbaik dari segi fisik dan juga akhlaknya.
“Terbaiknya fisik Nabi memang tidak akan ada yg menandingi. Sedang akhlak Nabi marilah kita bersama-sama meneladani,” ujarnya kepada hadirin.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Islah Moncek Tengah, Lenteng, Sumenep ini juga menambahkan, bahwa pohon atau asal muasal akhlak seorang Nabi ialah karena sikap tawadhu’ dan jujur yang dimiliki.
“Dari sifat tawadhu’ inilah Nabi menjadi hamba yang ramah, santun, penyabar dan sifat-sifat baik lainnya. Dan dari sifat jujur yang dimiliki, Nabi dipercaya oleh umatnya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Walid Tumsi ARH melaporkan, bahwa acara ini dilaksanakan dengan konsep jhung rojhung atau gotong royong. Bahkan, pembiayaan semuanya murni atas swadaya wali murid dan masyarakat sekitar.
“Sehingga acara ini dapat dikatakan bukan hanya milik panitia, PK IPNU-IPPNU atau pihak lembaga sekolah saja, tapi milik bersama. Panitia hanya bertindak sebagai tim pelaksana kegiatan saja,” ungkapnya.
Secara terpisah, Tutriyanti Pembina PK IPNU-IPPNU Nurul Jadid menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mensukseskan acara ini. “Semoga usaha yang telah dilakukan akan mendapat balasan yang setimpal,” ucapnya.
Kontributor: Rofiqi
Editor: A. Habiburrahman

