Image Slider

NU Pragaan, Tetapkan Tiga Kandidat Wakil Ketua

Pragaan, NU Online Sumenep

Rapat konsolidasi dalam beroganisasi sangat penting dilakukan oleh segenap pengurus NU di semua tingkatan. Karena rapat tersebut salah satu upaya pengurus untuk membangun kekuatan dan kesolidan di tubuh organisasi. Sehingga semua gerakan NU dalam programnya, baik yang bernuansa keagamaan, kemasyarakatan dan bahkan kenegaraan akan tampak kuat ke kepermukaan.

Penegasan ini disampaikan oleh KH Ahmad Junaidi Mu’arif dalam sambutannya di acara rapat konsolidasi pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan di kediaman Ketua, Jaddung, Senin (28/12/2020) pada pukul 20.00-23.45 WIB.

“Pada rapat kali ini, kami berharap kepada seluruh Wakil Ketua untuk mengevaluasi kinerja Ranting dan Lembaga binaannya yang berjalan dalam kurun waktu 1 bulan lebih,” pinta Ketua MWCNU Pragaan saat mengawali sambutan.

Tak sampai di situ, bagi ranting dan lembaga yang kurang aktif. Dirinya menginstruksikan kepada para pembina untuk mengadakan pendekatan secara emosional dan juga hadir ke masing-masing ranting dan lembaga saat melakukan kegiatan rutinitasnya, baik yang bersifat mingguan, bulanan, dan tahunan.

“Jika tidak pro aktif, maka harus di pro aktifkan dengan berbagai pendekatan,” ujarnya saat memberikan pengarahan.

Evaluasi Program
Di kesempatan yang berbeda, KH Asy’ari Khatib yang didaulat sebagai pimpinan sidang memberikan kesempatan kepada para pembina untuk melaporkan perkembangan binaannya. Wakil Ketua MWCNU Pragaan tersebut memulainya terlebih dahulu bahwa, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam NU) akan melanjutkan program bulanannya setelah hiruk-pikuk Pilkada. Sedangkan Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi NU) akan mengadakan safari shalawat Nabi yang dipimping langsung oleh Gus Mufti Rasyad.

“Untuk Lembaga Ta’lif wan-Nasyr (LTN NU) akan memfokuskan pada peluncuran E-Bulletin Annahdlah yang menurut kami harus dieksekusi oleh kader-kader yang siap tempur, bukan menunggu bola,” tegasnya menggebu-gebu.

Guru senior Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Guluk-Guluk tersebut memohon kepada Kiai Junaidi untuk bersama-sama merangkul ranting NU di perbatasan Kabupaten Sumenep.

Pada saat yang sama, K Imam Sutaji juga menjelaskan bahwa, Lembaga Dakwah (LDNU) sedang mempersiapkan kegiatan tahunan, yaitu Pekan Rajabiyah serta menyambut program LDNU Sumenep yang diberi nama Safari Dakwah.

“Untuk Lembaga Pendidikan Ma’arif (LP Ma’arif NU) akan mengadakan Turba ke berbagai pendidikan swasta demi menguatkan jalinan silaturrahmi dan mensosialisasikan program lembaga, seperti labelisasi NU dan pengenalan buku ajar Aswaja yang sudah lama terealisasi di periode sebelumnya,” ungkap Wakil Ketua MWCNU Pragaan yang juga sebagai Ketua LDNU Sumenep.

Berbeda dengan penyampaian K Ach Subairi Karim bahwa lembaga binaannya, yaitu Lembaga Kesehatan (LKNU) akan mengoptimalisasikan klinik NU dan melakukan perbaikan gedung. Untuk NU-Care Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shadaqah (LAZISNU) memfokuskan pada bedah rumah Ibu Maswa di Pragaan Daya.

Wakil Ketua MWCNU Pragaan tersebut menegaskan bahwa, tim sudah mendatangkan beberapa material bangunan, seperti batu bata, semen, pasir, dan lainnya. Hanya saja kendalanya saat ini adalah biaya tukang dan beberapa kekurangan lainnya yang akan dilengkapi oleh tim dengan melibatkan donatur tetap, seperti bekerjasama dengan Pemerintah Desa Pragaan Daya.

“Alhamdulillah, periode kali ini Lazisnu bekerjasama dengan Baitul Maal wa Tamwil (BMT NU) untuk memperbanyak nasabah. Para nasabah tersebut adalah donatur tetap Lazisnu yang akan menyumbangkan rezekinya setiap bulan untuk keperluan bedah rumah, mushalla, dan fasilitas umum. Mengenai penjemputan uang akan didatangi oleh BMT NU,” terangnya Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep.

Tak kalah juga, K Jamali Salim melaporkan bahwa, kegiatan sidang Bahtsul Masail berjalan lancar setiap bulan. Wakil Ketua MWCNU tersebut juga menyampaikan bahwa, Rabithah Ma’ahid al-Islamiah (RMI NU) akan melanjutkan program unggulannya, yaitu Bahtsul Masail antar pesantren yang pernah digelar di Ma’had Aly Al-Ihsan Jaddung pada bulan lalu.

KH Asnawi Sulaiman juga menegaskan bahwa, Lembaga Perekonomian (LPNU) mampu berjalan lancar. Tercatat pengelolaan swalayan NU terus meningkat hingga sampai saat ini.

“Kami akan mengumpulkan kembali, pengurus Lembaga Pengembangan Pertanian (LPPNU) untuk melanjutkan program kebun gambas yang kemarin fakum akibat kemarau panjang,” tegasnya.

Penetapan Kandidat Wakil Ketua

Seusai dilakukan evaluasi atas program yang dilakukan sebelumnya, acara kemudian dilanjutkan dengan reshuffle Wakil Ketua. Ada tiga nama yang akan direshuffle kali ini, meliputi K Imam Sutaji, K Ach Subairi Karim, dan KH Asnawi Sulaiman. Hal ini penting dilakukan, karena mereka diamanahi menjadi pengurus PCNU Sumenep.

Adapun nama-nama yang menggantikan posisi ketiganya di kepengurusan MWCNU Pragaan ialah K Hasbullah yang membidangi LDNU, LP Ma’arif, Ranting NU Pakamban Daya, Sentol Laok, dan Sentol Daya; K. Dardiri bertanggung jawab atas LPNU, LPPNU Ranting NU Prenduan dan Pragaan Laok; sedangkan di LKNU, LAZISNU, Ranting NU Sendang, Pakamban Laok, dan Jaddung dipasrahkan kepada Ustadz Abd Kadir yang sebelumnya dijabat oleh K Ach Subairi Karim.

Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus harian MWCNU Pragaan, calon Wakil Ketua, dan mahasiswa Studi Kerja Lapangan (SKL) STIDAR Ganding.

Pewarta: Firdausi
Editor: A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga