Image Slider

Nuzulul Qur’an Pesantren Bustanul Ulum Lenteng, Nahdliyin Diminta Amalkan Isi Al-Qur’an

Lenteng, NU Online Sumenep

Pondok Pesantren Bustanul Ulum Desa Ellak Daya, Lenteng menggelar acara Peringatan Nuzulul Qur’an dan Penutupan Pondok Ramadlan pada Selasa (19/04/2022) malam di halaman pesantren setempat.

Acara dikemas dengan pengajian umum dengan mendatangkan penceramah Kiai Qusyairi Zaini. Beliau mengawali penyampaiannya dengan mengulas eksistensi dari bulan Ramadhan itu sendiri.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang di dalamnya Allah SWT menurunkan Rahmat dan Maghfirah. Ramadhan didahului oleh dua bulan agung yang menjadi garis start bagi ibadah-ibadah di bulan Ramadhan, yaitu Rajab dan Sya’ban, yang garis finish-nya nanti di tanggal 1 bulan Syawal,” terangnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Huda Gadu Barat, Ganding ini menyatakan Rajab diibaratkan bulannya Allah SWT, Sya’ban bulannya Nabi Muhammad SAW, dan Ramadhan adalah bulannya umat Muhammad SAW.

“Ramadhan dikatakan sebagai bulannya umat Muhammad SAW karena bulan tersebut menjadi suatu bulan agung yang di dalamnya umat Muhammad SAW diberikan kesempatan untuk melatih diri menjadi sosok Muttaqin dan meraih ampunan Allah SWT,” lanjut alumni Pondok Pesantren Annuqayah Latee Guluk-Guluk itu.

Kemudian beliau menambahkan, bulan Ramadhan adalah bulan yang agung. Mereka yang berpuasa di bulan Ramadhan dan menghidupkan malam-malam di bulan Ramadhan dengan amaliyah-amaliyah atau ibadah-ibadah yang utama.

“Maka setelah selesai Ramadhan, mereka akan mendapatkan stempel ‘Itqun min annaar atau al-‘utaqaa’ yaitu orang-orang yang terbebas dari api neraka,” tambah beliau.

Lantas, beliau meneruskan bahwa amaliyah-amaliyah yang utama dilakukan pada Nuzulul Qur’an yaitu memperbanyak membaca Al-Qur’an. “Selain itu mengamalkan isi Al-Qur’an, memperbanyak shadaqah, dan menjaga shalat fardhu dan shalat sunah,” pungkasnya.

Kiai Hamidi Amin, Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Ellak Daya, Lenteng menerangkan, tujuan diadakannya peringatan Nuzulul Qur’an ini adalah untuk mengingat dan merenungkan kembali atas turunnya ayat Al-Qur’an pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW yakni ayat 1-5 Surat Al-‘Alaq.

“Sehingga dengan demikian, diharapkan bisa meningkatkan kembali kesadaran kita sebagai umat manusia untuk selalu belajar dan mengintrospeksi diri dari perjalanan turunnya kitab suci Al-Qur’an yang menjadi tuntunan dan membimbing kehidupan manusia,” terang alumni Pondok Pesantren Annuqayah Latee Guluk-Guluk itu.

Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Lenteng ini juga berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. “Yaitu dengan senantiasa memperbanyak membaca Al-Qur’an dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dan petunjuk dalam kehidupan sehari-sehari,” harapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 orang yang terdiri dari guru, wali santri, alumni, dan santri-santri Bustanul Ulum Ellak Daya, Lenteng.

Editor : Ach. Khalilurrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga