Image Slider

Tahun Baru Hijriyah, Muslimat NU Sumenep Gelar Khatmil Qur’an hingga Sosialisasi BIAN

Kota, NU Online Sumenep
Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriyah, Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Sumenep menggelar Khatmil Quran, Santunan Anak Yatim dan Sosialisasi Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula STIT Aqidah Usymuni, Tarate, Pandian, Sumenep, Sabtu (30/7/2022).

Sebagai simbolik, puluhan anak yatim dari berbagai daerah disantuni. Kemudian akan dilanjutkan dengan santunan serentak di masing-masing Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU se-Kabupaten Sumenep pada minggu mendatang. Tepatnya hari Asyura, atau 10 Muharram 1444 Hijriah.

PC Muslimat NU Sumenep juga menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat dalam sosialisasi BIAN. Tentu sebagai ikhtiar memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya warga Muslimat NU tentang pentingnya memberikan imunisasi untuk kekebalan tubuh anak.

Ketua PC Muslimat NU Sumenep, Ny. Hj. Dewi Khalifah mengatakan, sebagai organisasi badan otonom NU yang bergerak di segmen ibu-ibu, pihaknya menganggap penting memberikan edukasi tentang pentingnya imunisasi. Hal tersebut menurutnya dalam rangka memetik hikmah dari peringatan 1 Muharram 1444 Hijriyah.

“Mengambil hikmah dari 1 Muharram 1444 Hijriyah, bagaimana muslimat NU semakin bisa memberikan pengabdian dan himmah perjuangannya di tengah masyarakat agar lebih bermanfaat,” ujarnya kepada NU Online Sumenep.

Wakil Bupati Sumenep itu juga bertekad, ke depan akan lebih meningkatkan kerja-kerja organisasi agar mampu menebar manfaat. Baik dalam hal pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun dakwah syiar ke-NU-an.

“Di bidang kesehatan. Di bulan imunisasi anak nasional, kami berharap kepada PAC untuk ikut pro aktif. Pertama sosialisasi pentingnya imunisasi, agar balita kita tumbuh menjadi anak-anak yang kuat sehat dan cerdas. Tentunya salah satunya ikhtiar melalu program BIAN,” tambahnya.

Tidak hanya itu, ia pun meminta agar PAC ikut berperan aktif di dalam kegiatan posyandu guna memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi.

“Semisal menjelaskan kalau ada gejala efek panas setelah imunisasi itu hal biasa dan bisa dikonsultasikan ke puskesmas setempat. Sehingga tidak ada kekhawatiran berlebihan dan tidak usah ada keragu2an untuk menvaksin anak-anaknya,” terangnya.

Nyai Eva, begitu ia akrab disapa, berharap agar anak mampu tumbuh sehat dan kebal dari ragam penyakit. Oleh karenanya, ia mengajak untuk bersama-sama berikhtiar mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Sementara itu, Sekretaris PC Muslimat NU Sumenep, Siti Nur Asiyah menjelaskan bahwa program BIAN setidaknya memiliki dua atensi. Pertama, imunisasi dasar untuk anak-anak yang belum diimunisasi. Kemudian yang kedua, imunisasi bagi anak yang terlambat diberikan imunisasi.

“Salah satunya karena faktor Covid 19 beberapa waktu lalu. Sehingga beberapa anak tidak mendapatkan imunisasi hingga tuntas,” terangnya.

Ia pun turut mengajak kepada segenap warga Muslimat NU untuk bersama-sama melakukan imunisasi anak di setiap posyandu dan Puskesmas. “Imunisasi ini bisa kita dapatkan dengan gratis,” pungkasnya.

Diketahui, kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pengurus PC Muslimat NU Sumenep dan seluruh PAC Muslimat NU se-Kabupaten Sumenep. Serta pemateri sosialisasi BIAN, Hendrix Prasetyo selaku Adminkes Surveilans dan Imunisasi.

Editor: A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga