Ganding, NU Online Sumenep
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Sumenep, Kiai Abdul Muiz melantik puluhan Pengurus Rayon Pagar Nusa Pondok Pesantren At-Tamamah Gadu Barat, Ganding, Ahad (22/05/2022) malam di ruangan setempat.
Ia mengatakan dalam sambutannya, pelantikan pengurus Pagar Nusa itu mengikuti tradisinya NU yaitu menggunakan bai’at. Berbeda dengan lembaga-lembaga di luar NU.
“Ke depan kita harus kerja keras mencetak pelatih, karena pondok pesantren dan lembaga pendidikan sudah banyak mengajukan permintaan untuk mengadakan latihan Pagar Nusa. Ini memang misi kita. Dulu pondok pesantren selain tempat menimba ilmu juga merupakan padepokan melatih ilmu silat dan kanuragan,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris PC PSNU Pagar Nusa Sumenep, Moh Tiwdari Hammam mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan kader-kader pengurus Pagar Nusa yang militan dan berprestasi. “Karena para pengurus nantinya akan membekali anggotanya dengan berbagai materi dan keterampilan yang berkaitan dengan dunia pencak silat,” katanya.
Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa Guluk-Guluk ini menambahkan, para anggota nantinya juga akan diberikan beberapa materi di antaranya tentang ke-NU-an, teknik-teknik tarung, seni tunggal, ganda, dan rampak.
“Kami mengajak kepada seluruh pengurus yang telah dilantik untuk memiliki karakter yang menjadi ciri khas Pagar Nusa, yaitu berani, tegas, dan cepat mengambil keputusan dalam situasi genting sekalipun,” tegasnya.
Meski demikian, semua itu tetap dalam koridor akhlakul karimah. Bagaimana pun juga, sebagai santri harus sami’na wa atha’na pada kiai.
“Mari ke depankan sikap tawadhu dan tidak sombong. Sebab kesaktian pendekar akan jadi malapetaka ketika sudah dicampuri dengan kesombongan,” tambah Ketua IX Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Pusat itu.
Selain itu, lanjutnya, pencak silat merupakan seni bela diri yang punya beberapa kelebihan dan manfaat. Di antaranya bisa memberikan kesehatan jasmani sekaligus rohani. “Secara jasmani tentu saja baik untuk kesehatan karena badan terus bergerak,” ungkap saat meyakinkan pengurus.
Kesehatan rohani, tambahnya, para pendekar dilatih untuk selalu ingat kepada Allah SWT sebagaimana tercantum dalam logo Pagar Nusa, Laa Ghaliba illa Billah, tak ada kemenangan tanpa pertolongan Allah SWT.
“Dengan memiliki keterampilan bela diri apalagi sering diolah dalam latihan, Insyaallah bisa meningkatkan rasa percaya diri dan konsentrasi,” pungkasnya.
Editor : Firdausi

