Pragaan, NU Online Sumenep
Nahdliyin di Kecamatan Pragaan dihebohkan dengan berita penemuan bayi yang viral di beberapa grup WhatsApp.
Menurut keterangan Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pragaan, H Abd Aziz, bayi tersebut ditemukan oleh warga Dusun Cecce’, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, yang hendak pulang dari tempat kerjanya.
“Dikhawatirkan terjadi apa-apa pada kondisi kesehatan bayi, si penemu memasrahkannya pada petugas Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (Poned),” ujarnya saat dikonfirmasi NU Online Sumenep, Sabtu (22/01/2022).
Pada saat yang sama, Bidan Hj Marwati menjelaskan kronologis penemuan. Berawal seorang warga Pragaan yang hendak pulang ke rumahnya yang melintas di perbatasan Kabupaten Pamekasan dan Sumenep, tepatnya di Cenlecen Pamekasan.
“Bayi tersebut sudah kami serahkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, karena lokasi penemuan di wilayah Pamekasan. Setelah penanganan awal di Puskesmas Pragaan, bayi akan dibawa ke Rumah Sakit Mohammad Nor Pamekasan untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah itu bayi akan diantar ke pusat perlindungan anak terlantar di Sidoarjo dan akan dirawat di sana, minimal 6 bulan atau maksimal 9 bulan sebelum diserahkan kepada pihak yang akan mengadopsi,” terangnya.
Dijelaskan pula, pihak Dinsos akan memprioritaskan pengadopsian anak pada pihak penemu bayi. Demikian pula akan dilakukan survey oleh Dinas terkait.
“Bagi warga NU yang ingin mengadopsi, silahkan ajukan surat permohonan pada Dinsos Pamekasan,” pungkasnya.

