Batuan, NU Online Sumenep
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH. A. Pandji Taufiq mengajak kepada seluruh pengurus NU di berbagai elemen untuk menggalakkan Ianah Syahriah. Hal itu sangat penting dilakukan guna membangun kemandirian ekonomi NU secara kelembagaan.
“Saat ini PCNU sudah menjalankan ianah syahriah. Kita di PCNU tiap bulan berkewajiban untuk membayar ianah syahriah sebesar 20 ribu,” ungkap Kiai Pandji, sapaan akrab beliau saat memberi sambutan di acara Pengukuhan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Sumenep Masa Khidmat 2021-2024, Ahad, (5/9/2021). Bertempat di Yayasan Al-Hasaniyah Asy-Syafi’iyah Perumahan Batu Kencana Batuan Sumenep.
Selain untuk membangun kemandirian ekonomi, Ianah Syahriah menjadi sangat penting diterapkan dalam rangka meningkatkan pengabdian dan pengorbanan kepada Nahdlatul Ulama. Sebab, menurut Kiai Pandji, para muassis terdahulu dalam membangun dan melestarikan NU tidak hanya meluangkan pikiran, materi dan waktu, tetapi juga nyawa. Seperti halnya Kiai Zainal Abidin dan KH. Abdullah Sajjad, yang keduanya merupakan pejuang hebat.
“Kehebatan pengurus NU bukan karena menjadi Ketua PCNU. Tetapi sejauhmana ia berkorban untuk NU. Meski pengurus ranting bahkan anak ranting tapi dia luar biasa pengorbanannya ke NU, itulah pengurus NU yang hebat,” imbuh beliau.
Dengan Ianah Syahriah, lanjut Kiai Pandji, tidak akan lagi bergantung kepada siapapun. Termasuk dalam hal ini pemerintah. Karena itu beliau berharap agar seluruh elemen NU di semua tingkatan, lembaga dan badan otonom (banom) termasuk Fatayat NU untuk menggalakkan Ianah Syahriah.
“Jika memberi Alhamdulillah. Tapi jika tidak juga tidak apa-apa. Tidak akan membuat kita hilang. Kita berharap semua pengurus NU, untuk menggalakkan urunan ianah syahriah. Termasuk juga Fatayat NU Sumenep,” harapnya.
Alumni Pondok Pesantren nAnnuqayah Guluk-Guluk Sumenep Jawa Timur itu juga berharap agar gerakan ianah syahriah tersebut dapat bermanfaat untuk umat. Baik di dunia maupun di akhirat.
“Mari kita bersama-sama berkorban untuk NU, Fatayat, Muslimat dan bangsa ini untuk kemashlahatan umat, bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat,” tandas beliau.
Di kesempatan itu, Kiai Pandji juga meminta agar seluruh pengurus NU, baik lembaga maupun banom di berbagai jenjang untuk ikut serta dalam mensukseskan vaksinasi. Sebagai ikhtiar terbaik menghadapi Covid-19. Meski saat ini kasus sudah melandai, bukan satu alasan untuk lalai dalam melakukan ikhtiar tersebut.
“Bervaksin merupakan salah satu wujud kita mencintai bumi nusantara ini. Karenanya saya mengajak kepada semua ibu-ibu yang ada untuk bersama-sama melakukan vaksinasi. Sebab di Sumenep ini terendah kedua vaksinasinya se Jawa Timur,” pungkas beliau.
Sekedar diketahui, acara tersebut juga bertajuk ‘Temu Triwulan’ Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Sumenep. Dihadiri oleh jajaran PCNU Sumenep, KH. A. Pandji Taufiq, Ketua, Kiai Muhammad Syahid Munawar, Wakil Ketua, dan Irwan Sujatmiko, Wakil Sekretaris. Wakil Bupati Sumenep Nyai Hj. Dewa Khalifah, beserta Pengurus PC dan PAC Fatayat NU se-Sumenep.
Editor: Abdul Warits

