Bluto, NU Online Sumenep
Setelah dilakukan tahap penyaringan pada pekan lalu, Jum’at (8/10/ 2021). Corp Brigade Pembangunan dan Korps Pelajar Putri (CBP-KPP) Sumenep kemudian menggelar Pendidikan dan Latihan Pelatih (Diklatpel), pada Jum’at (15/10/2021) di Auditorium Ar-Rahman Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Bluto, Sumenep.
Badan semi otonom Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Sumenep itu mengangkat tema ‘Pelatih Satu Komando; Kaderisasi Tertata, Komandan Merata’. Ini dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat yang merupakan target arah geraknya.
Wakil Ketua PCNU Sumenep, Kiai Muhammad Chalili, mengingatkan agar semua kader jangan sampai terpengaruh dengan provokasi-provokasi dari pihak luar. Hal itu menjadi sangat penting karena kader IPNU-IPPNU merupakan pewaris estafet kepemimpinan NU di masa depan.
“Awasi kader IPNU-IPPNU jangan sampai terpengaruh oleh masukan-masukan negatif dari dunia luar,” pintanya.
Sementara itu, Ketua PC IPNU Sumenep Zaynollah mengapresiasi atas kerja-kerja organisasi yang selama ini banyak dilakukan oleh kader CBP-KPP. Utamanya dalam memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan dilaksanakannya Diklatpel, Alumni Pondok Pesantren Nurud Dhalam Ganding itu menekankan agar terwujud pelatih yang memiliki kepiawaian dalam melatih para kader.
“Saya bangga! karena telah mewujudkan kegiatan Diklatpel dalam rangka perawatan kader CBP-KPP Sumenep. Dan, Alhamdulillah CBP IPNU Sumenep kemarin mendapat penghargaan IPNU Jatim Award kategori CBP,” imbuhnya.
Sementara Kiai Zamzami Sabiq selaku Pengasuh Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Bluto Sumenep mengatakan, jenjang kaderisasi di NU sudah lengkap. Bahkan menurutnya kader-kader militan yang sudah matang telah disiapkan.
“CBP Sumenep sebenarnya sudah tertata, karena tidak terpaku kepada satu figur, tetap berjalan meski tanpa pimpinan. Fatayat NU dan Muslimat NU nantinya tidak akan kekurangan kader terbaik, karena IPPNU telah menyiapkannya. Begitupun GP Ansor dan NU, karena sudah memiliki kader IPNU yang baik,” tandasnya
Diketahui, setelah seremonial pembukaan Diklatpel dilaksanakan di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, kemudian akan bergeser ke Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bluto sebagai tempat pelaksanaan pelatihan selama tiga hari dua malam ke depan.
Editor: Ibnu Abbas

