Kota, NU Online Sumenep
Nahdlatul Ulama (NU) menjadi organisasi terdepan dan menjadi alat pemersatu kemaslahatan bangsa. Keberhasilan ini didukung oleh program yang mengemong masyarakat dari masa ke masa.
Guna menyusun program kerja yang baik, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep masa khidmat 2020-2025, menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di auditorium lantai 2 Kantor PCNU Sumenep, Ahad (03/01/2021).
Sebelum acara dimulai, KH A Washil Hasyim mengutarakan, bahwa Rakercab adalah gambaran awal program lembaga yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan.
Wakil Rais PCNU Sumenep tersebut menyarankan kepada seluruh lembaga, agar program yang disusun dapat membentangkan gerakan sosial kemasyarakatan. Sebab, NU selama ini dijadikan pegangan ideologi dan kultur sosial yang memberikan pencerahan bagi dinamika kehidupan masyarakat.
“Pengurus lembaga harus belajar dan mengevaluasi pada program periode sebelumnya. Ada yang berjalan, ada pula yang tidak berjalan,” pintanya. Pelajari faktor-faktor penghambat dan renungkan bersama, imbuhnya.
Dosen Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk tersebut menyatakan bahwa program lembaga pada saat ini sudah ideal.
“Walaupun belum dibahas di Musyawarah Kerja (Musyker), sebagian lembaga sudah bergerak dan menunjukkan keseriusannya dalam berkhidmat di NU,” ungkapnya.
Selanjutnya, ia berharap di Rakercab kali ini, seluruh pengurus harus bisa menyisir persoalan-persoalan yang bisa menjadi hambatan dalam melanjutkan tongkat estafet organisasi.
Mantan Wakil Rektor III Instika Guluk-Guluk tersebut menegaskan bahwa pengurus NU harus ikhlas berkhidmat. “Jangan mengharap apa-apa. Jika demikian, maka salah tempat,” pungkasnya.
Acara Rakercab dihadiri oleh seluruh pengurus lembaga sebagai departementasi NU dan dipandu oleh Ustadz Ahmad Saheri dan K. Abdul Wasid dengan memanggil satu persatu pengurus lembaga, untuk mempresentasikan hasil Raker lembaga yang dilakukan secara internal beberapa bulan yang lalu.
Pewarta: Firdausi
Editor: A. Habiburrahman

