Image Slider

Pergunu Lenteng Warnai Harlah ke-69 dengan Khatmil Qur’an dan Pemotongan Tumpeng

Lenteng, NU Online Sumenep

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kecamatan Lenteng menggelar Hari Lahir (Harlah) ke-69 yang dikemas dengan Khatmil Qur’an pada Rabu (31/3/2021) bertempat di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lenteng.

Pemotongan tumpeng oleh Ketua PAC Pergunu Lenteng yang diiringi mars Syubbanul Wathon, kemudian diberikan kepada semua pengurus dan anggota yang hadir oleh Sekretaris PAC Pergunu Lenteng, Ustadz Saiful Badri.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua dan Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Lenteng, Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Lenteng dan Ketua PAC Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kecamatan Lenteng.

Acara yang juga merupakan pertemuan kelima ini sangat penting dilaksanakan mengingat badan otonom (banom) para guru Nahdlatul Ulama dibutuhkan sinergitas yang kuat dalam rangka mengajarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah an-Nahdliyah. Sebab, menurut Nurul Hidayat, keberadaan Pergunu menjadi lokus penanaman dan penguatan ideologi ke-NU-an bagi anak didik di lembaga-lembaga pendidikan.

“Kami sangat berharap dengan adanya perkumpulan rutin yang biasanya dikemas dengan ajian kitab dan dilanjutkan dengan musyawarah keorganisasian ini mampu mendorong para guru untuk terus berkhidmat dan mengajarkan nilai-nilai Ahlussunah Wal Jama’ah An-Nahdliyah kepada santri atau siswanya di sekolah, melalui terobosan yang positif dan inovatif,” ujar Ketua PAC Pergunu Kecamatan Lenteng.

Sementara itu, Nyai Siti Aisyah mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan tersebut, dirinya mengungkapkan bahwa kegiatan ini harus terus berjalam mengingat banyak diantara para guru yang mulai kebingungan dengan konsep atau metode belajar yang terkadang tidak sesuai dengan ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah an-Nahdliyah.

Lebih lanjut, Dewan Pakar PAC Pergunu Kecamatan Lenteng itu juga menambahkan bahwa kegiatan ini harus mampu menjadi jembatan untuk terus saling berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, wali murid, kalu perlu dengan pemangku kebijakan, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenepm dan lainnya yang terkait.

“Hal ini perlu dilakukan sebagai bentuk kepedulian kita sebagai guru terhadap anak didik, tentu kita tidak ingin anak didik tersebut akan terjerumus dalam jurang kegelapan. Tentu, ini merupakan tanggung jawab yang sangat besar kepada para guru. (tegas salah satu Dewan Pakar PAC. PERGUNU Lenteng tersebut)

Pewarta: Imaduddin

Editor: A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga