Ambunten, NU Online Sumenep
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, menggelar Silaturrahim bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ambunten, lembaga dan badan otonom serta Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Ambunten. Ahad (30/1/2021).
Acara yang ditempatkan di Aula Pondok Pesantren Bukhurul Fawaid Desa Tambaagung Barat, Ambunten, Sumenep itu dihadiri oleh Ketua dan Rais PCNU Sumenep, Ketua dan Rais MWCNU Ambunten, pimpinan lembaga dan badan otonom serta delegasi PRNU se-Kecamatan Ambunten.
Acara silturrahim ini dihadiri oleh ketua Tanfidziyah dan rois syuriah PC NU Sumenep, ketua Tanfidziyah dan rois syuriah MWC NU Ambunten, dan pimpinan ranting, lembaga, banom NU se-Kecamatan Ambunten.
Rais PCNU Sumenep, KH. Hafidhi Sarbini menyebutkan bahwa silaturrahim tersebut dalam rangka membangun konsolidasi untuk menguatkan jama’ah dan jam’iyah. Karenanya, beliau juga meminta agar senantiasa menjalin silaturrahim agar bisa selalu bersama.
Kiai Hafidhi, begitu ia akrab disapa, mengibaratkan NU sebagai pohon besar dengan ranting yang banyak. Tentu harus kuat akarnya agar tidak mudah roboh.
“NU itu ibaratkan pohon, akarnya harus kuat. Pohon besar jika akarnya tidak kuat pasti suatu saat akan roboh,” ungkapnya.
Karena itu, silaturrahim sebagai ajang konsolidasi adalah bagian dari upaya menguatkan akar tersebut. Rasa bangga dan ungkapan rasa syukur, menurut Kiai Hafidhi, harus senantiasa dipanjatkan lantaran masih bisa istiqamah mengabdi di Nahdlatul Ulama.
Hal senada juga diungkapkan Ketua PCNU Sumenep, KH. A. Pandji Taufiq, bahwa dalam menjalankan roda organisasi sosial keagamaan terbesar di dunia itu diperlukan konsolidasi yang kuat. Salah satunya dengan menjadikan silaturrahim sebagai cara untuk bersama dan berbagi gagasan.
“Tujuan kegiatan ini adalah konsolidasi organisasi menata jama’ah dan jam’iyah,” ujarnya.
Untuk menopang semua itu, salah satunya perlu menghidupkan kegiatan-kegiatan NU di masjid dan mushalla sebagai basis aktivitas sosial kegamaan masyarakat.
“Mari kita hidupkan masjid-masjid dan mushalla-mushalla dengan kegiatan-kegiatan NU,” pintanya.
Ketua MWCNU Ambunten, KH. Uways Ali Hisyam menuturkan bahwa dalam menggerakkan organisasi, pihaknya bertekad akan melakukan terobosan terbarukan guna mewujudkan kepengurusan yang solid. Salah satunya adalah dengan mencanangkan beberapa program kegiatan yang variatif.
“Nantinya kita akan lakukan beberapa kegiatan yang variatif agar semua lapisan masyarakat tertarik mengikuti kegiatan-kegiatan NU,” pungkasnya.
Sebelum diakhiri, pertemuan tersebut juga diisi dengan diskusi dan berbagi pendapat mengenai kondisi atau progres kegiatan dan permasalahan di MWCNU, ranting, lembaga, dan badan otonom.
Pewarta : Moh. Santoso
Editor : Ibnu Abbas

