Kota, NU Online Sumenep
Peristiwa pengepungan atau penggerudukan rumah Ibunda Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD oleh ratusan massa, memicu perhatian banyak pihak. Salah satunya A. Nawfan Hammam Barisan Ansor Serbaguna (Banser) asal Sumenep yang ikut serta menjaga keamanan bersama Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Pamekasan, Kamis (3/12/2020) malam.
Saat Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Gus Yaqut Cholil Qoumas menginstruksikan kepada segenap Banser untuk menjaga kediaman Ibu Siti Khotijah di Jl. Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kecamatan / Kabupaten Pamekasan, seluruh Banser siaga dan bergerak cepat untuk mengantisipasi datangnya massa susulan.
A. Nawfan Hammam menjelaskan, bahwa kedatangannya ke pos penjagaan termasuk bagian dari tugas dan tanggung jawab Banser untuk melindungi para kiai dan tokoh-tokoh NU.
“Sebenarnya, tanpa diinstruksikan oleh Ketua Umum, seluruh Banser pasti datang untuk memberi perlindungan kepada kiai dan tokoh NU, serta keluarganya,” ungkap Mantan Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Sumenep tersebut saat meyakinkan tim media.
Ketua Lembaga Penanggulangann Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep tersebut menegaskan, bahwa penjagaan rumah Ibunda Mahfud MD akan tetap dilakukan hingga kondisinya dinyatakan aman oleh TNI dan POLRI.
“Kami akan terus menjalin komunikasi dengan Banser Pamekasan guna mengetahui perkembangan permasalahan lebih lanjut,” pungkas anggota Satkorwil Banser Jawa Timur ini.
Pewarta: Firdausi

