Image Slider

Begini Solusi Atasi Kejenuhan ala BMT NU Jawa Timur

Gapura, NU Online Sumenep

Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan (KSPP) Syariah Baitul Maal wa At-Tamwil Nuansa Umat (BMT NU) Jawa Timur terus berupaya mengatasi kejenuhan yang dialami oleh beberapa pengelola. Salah satunya dengan menggelar diskusi, berbagi pengalaman dan saling memotivasi.

Namun, sedikit ada yang berbeda dengan kegiatan rutin ini. Pasalnya, pemateri secara bergiliran diampu oleh setiap pengelola. Namun pada Minggu, (8/8/2021) kemarin, pihak BMT NU Jawa Timur menghadirkan Yudi Ananta, Founder dan Ketua Dewan Pengawas Kompass Nusantara, untuk berbagi tips seputar mengatasi kejenuhan.

Melalui platform group WhatsApp, pria yang akrab disapa Yudi ini menjelaskan bahwa ada beberapa faktor penyebab kejenuhan dalam pekerjaan. Di antaranya pekerjaan yang monoton, dedikasi yang terlalu lama, tidak ada reward untuk diri sendiri dan lingkungan kerja yang kurang sehat.

“Semua itu menjadi faktor pendorong hadirnya rasa jenuh dalam diri kita. Sebab titik jenuh hampir dialami oleh semua orang,” ujarnya.

Oleh karenanya, Yudi memiliki strategi ampuh yang dapat dilakukan guna mengatasi rasa jenuh yang dialami oleh para pengabdi di BMT NU Jawa Timur.

“Kami memiliki beberapa solusi untuk bapak dan ibu pengelola BMT NU Jawa Timur yang mengalami kejenuhan dalam pengabdian, seperti menjadikan pekerjaan sebagai hobi, lebih kreatif dalam bekerja, dan selalu update diri,” ungkap Yudi menjelaskan.

Faktor lingkungan pekerjaan juga menjadi salah satu indikator munculnya kejenuhan dalam diri setiap orang. Untuk itu, kejenuhan juga perlu diatasi dengan memupuk optimisme, ulet dan selalu memotivasi diri. Antar pengelola hendaknya saling menjalin komunikasi yang baik.

Para peserta diskusi pun mulai aktif. Hal itu dapat dilihat dari antusiasme para peserta untuk berbagi pengalaman seputar rasa jenuh kepada pemateri. Berharap diskusi yang dipandu oleh Sekretaris Pengurus BMT NU Jawa Timur, Sudahri Arifandy itu menjadi pelecut semangat untuk lebih giat dalam mengabdi.

Direktur Utama KSPP Syariah BMT NU Jawa Timur, H. Masyudi Kanzillah, menyatakan tujuan dari tema yang diangkat adalah agar pengelola dapat menemukan metode yang tepat dalam melawan kejenuhan. Menurutnya dengan menggelar diskusi menghadirkan pemateri yang tepat, merupakan solusi mengatasi kejenuhan tersebut.

“Bukan tidak mungkin pengelola mengalami kejenuhan selama pengabdiannya, dari itu kami bermaksud untuk menemukan metode yang baik melawan kejenuhan sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing pengelola agar semangat berjuang semakin membara,” tegasnya.

Selain itu dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Yudi Ananta yang telah berkenan mengisi diskusi online pengelola BMT NU Jawa Timur.

“Ucapan terima saya sampaikan kepada narasumber yang telah menyempatkan diri untuk hadir berbagi pengalaman dan kiat-kiat mengatasi kejenuhan,” pungkasnya.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga