Image Slider

Cegah Global Warming, LPPNU Pragaan Tanam Puluhan Bibit di Tanah Lahan NU

Pragaan, NU Online Sumenep
Di musim penghujan, musibah tahunan atau banjir, selalu menerjang di beberapa daerah, khusunya dua Kecamatan di Kabupaten Sumenep, yakni Lenteng dan Ganding.

Untuk mengantisipasinya, Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, gelar greening dengan menanam 65 bibit di tanah lahan NU yang luasnya 3 hektare. Letak aset NU Sumenep tersebut di Desa Pakamban Laok, Rabu (24/3/2021).

Buna’i mengutarakan bahwa bibit tersebut didapatkan dari bantuan LPPNU Sumenep yang ingin merealisasikan programnya, yakni pelestarian lingkungan hidup, pencegahan tanah longsor dan banjir sejak dini.

Ketua LPPNU Pragaan tersebut mengatakan bahwa kasus banjir yang menimpa di beberapa daerah disebabkan oleh kondisi hutan yang gundul dan kondisi gorong-gorong yang tidak mampu menampung debit air.

“Penambangan batu, tanah, dan penebangan hutan akan menyebabkan bencana alam. Mestinya eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan harus disadari oleh warga, termasuk membuang sampah pada tempatnya dan bisa mengolah sampah non organik menjadi benda yang bermanfaat bagi warga, seperti tas, dompet dan lainnya,” ujarnya.

Tak sampai di situ, lubang biopori harus diperbanyak di area perkotaan, agar daya serap air bisa semakin meningkat.

Pria yang juga menjabat sebagai pengurus LPPNU Sumenep mengingatkan bahwa setelah musim penghujan, warga akan menghadapi musim kemarau. Oleh karenanya, dirinya mengimbau agar memperbanyak menanam pohon demi mengunrangi polusi udara yang mulai mengganggu pernafasan manusia.

“Semakin banyak menanam, maka semakin baik pula memperbaiki kadar oksigen di Madura. Karena pemanasan global semakin meningkat di seluruh manca negara,” sergahnya.

Pria yang mahir di bidang seni pahat kayu tersebut menegaskan bahwa bibit yang ia tanam bersama seluruh Badan Otonom NU, akan dirawat. Bagaimana pun bibit pohon kelengkeng, sirsak, dan mahoni kelak jika tumbuh dewasa, bisa dijual demi menambah kas organisasi.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pimpinan Anak Vanag (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Koordinasi Satuan Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Corps Brigade Pembangunan (CBP) yang ikut andil dalam merealisasikan program Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep,” tandasnya.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga