Kota, NU Online Sumenep
Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Sumenep Ahmad Faidhal tegaskan, 1 Rajab 1445 H jatuh pada 13 Januari 2024 M. Pernyataan ini berdasarkan hasil rukyatul hilal yang dilakuka di lokasi baru yang strategis saat posisi bulan ada di ufuk barat daya, tepatnya di titik koordinat: -7°1’33” Lintang Selatan, dan 113°48’14” Bujur Timur.
“Dulunya teman-teman Falakiyah melakukan rukyatul hilal di pantai Taneros Ambunten. Kali ini kami mencoba di tempat baru diKami melakukan rukyatul hilal di Jln. Raya Bandungan Daramesta Kecamatan Lenteng, Sumenep,” ujarnya kepada NU Online Jatim, Ahad (14/1/2024).
Sesuai dengan ikhbar yang diterbitkan Pengurus LF Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), lanjutnya, rata-rata para pemburu hilal di seluruh titik observasi di Indonesia kemarin sore berhasil merukyat hilal awal Rajab 1445 H.
Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk ini menjelaskan, kriteria awal bulan yang dijadikan landasan di LFNU adalah berhasilnya melihat hilal secara langsung (mata biasa) atau dengan bantuan optik sperti teleskop.
Dengan batasan Qath’iyyatur Rukyah, yaitu manakala semisal dalam hitungan tinggi hilal sudah mencapai 8° derajat ke atas, dan elongasi sudut bulan matahari mencapai 9° derajat ke atas walaupun sejatinya saat rukyat hilal, hilal tidak berhasil dilihat karena faktor cuaca seperti mendung.
“Pada saat seperti itu, dalam konsep kriteria Qathiyyatur Rukyah NU, saat itu dipastikan masuk tanggal 1 agar supaya di putaran tanggal di bulan berikutnya tidak cacat tanggal dengan berumur hanya 28 hari,” terangnya

