Ganding, NU Online Sumenep
Setelah melaksanakan Konferensi akhir 2019 lalu, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ganding menggelar Halaqah dan Pelantikan Lembaga sebagai departementasi NU, serta pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU di Daleman Ganding, Senin (06/02/2021).
Acara ini dibarengi dengan memperingati Hari Lahir (Harlah) NU ke-95 berlangsung secara kondusif sesuai protokol kesehatan. Selain itu dihadiri oleh Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep, serta seluruh Badan Otonom (Banom) NU.
Ustadz Abd Syakur menyampaikan, bahwa ada beberapa hal yang menjadi pegangan. Ketua MWCNU Ganding tersebut menceritakan, bahwa dahulu Kecamatan Ganding merupakan pelopor dan satu-satunya Ranting NU yang pertama kali berdiri di lingkungan Sumenep. Hal ini dilatarbelakangi atas permintaan santrinya. Di mana KH Ilyas Syarqawi menginstruksikan untuk mendirikan NU di Madura.
“Satu satunya tempat yang disinggahi langsung oleh Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari adalah Kecamatan Ganding,” terangnya.
Tak sampai di situ, dirinya meminta kepada jajaran pengurus lembaga, Ranting NU, Banom NU untuk mengembalikan citranya. Karena Kecamatan Ganding saat itu berjaya.
“Semoga di tahun 2021, NU di Ganding semakin jaya,” pintanya.
Muhammad Unis selaku Ketua Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU) Sumenep berharap, agar ke depannya MWCNU Ganding bisa kembali mencapai khittahnya. Sehingga bisa menghijaukan warga dan memperkokoh nilai-nilai Ahlussunah wal Jamaah an-Nahdliyah.
“Kami mengatasnamakan GMNU menyatakan siap untuk ikut serta dalam mengawal isu-isu hoax, fitnah dan propaganda yang ada di Media Sosial (Medsos) dan menjunjung tinggi harkat dan martabat NU yang hampir memasuki satu abad ini,” pungkasnya.
Pewarta: Abd. Hayyi Hazmi
Editor: Firdausi

