Image Slider

Ketua NU Pragaan Ajak Rawat Tradisi Bahtsul Masail

Pragaan, NU Online Sumenep

Sidang Bahtsul Masail merupakan aktivitas keilmuan yang dilakukan kalangan santri guna membahas permasalahan yang terjadi dalam dinamika kehidupan warga NU dan memecahkannya dalam sebuah formulasi yang akurat berdasarkan hukum.

Pernyataan ini dikemukakan oleh Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, KH A Junaidi Mu’arif di acara Bahtsul Masail dan Konsolidasi pengurus MWCNU dan Ranting NU se-Kecamatan Pragaan, Ahad (16/02/2022) di mushala Pondok Pesantren Agung Damar Pakamban Daya.

“Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) di Pragaan sangat aktif dan istiqamah melakukan kegiatan rutinannya di masing-masing Ranting NU yang dipusatkan di pesantren, masjid, mushala, dan lembaga pendidikan. Rawat tradisi ini, karena ini bagian dari tradisi pesantren,” ujarnya saat mengawali sambutan.

Lewat kegiatan Bahtsul Masail sebagai sebuah forum diskursus ilmiah akan menghasilkan banyak manfaat, terutama yang berhubungan dengan permasalahan maudlu’iyah (tematik) dan waqi’yah (aktual) yang terjadi di lingkungan masyarakat.

“Selain menghasilkan sebuah kebenaran, juga melatih para santri untuk berpikir ilmiah, berpikir kritis-analitis-sintesis terhadap realita. Dengan kata lain tradisi pesantren tersebut dapat menelorkan insan-insan manusia berbudaya dengan kemampuan intelektual yang mampu melihat kemendalaman realita kehidupan,” tutur alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu.

Selain itu, dirinya mengimbau kepada seluruh pengurus lembaga, Ranting NU dan Badan Otonom untuk menyemarakkan Pekan Rajabiyah atau Hari Lahir (Harlah) ke-99 NU.

“Kami sudah membentuk kepanitiaan, dilengkapi dengan ragam acara. Mari kita luruskan shaf agar kegiatan ini tampak kompak,” pintanya.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga