Dasuk, NU Online Sumenep
Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 68 Integratif Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk, Sumenep mengenalkan sejumlah programnya kepada masyarakat Desa Semaan, Dasuk lewat Khatmil Qur’an di Asta Imam Shaleh, Jum’at (29/07/2022).
Moh. Mahmudi selaku Ketua KKN Posko 68 mengungkapkan, kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mengetahui perilaku masyarakat setempat yang nantinya bisa digiring guna melaksanakan program Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
“Kami mempunyai program untuk menumbuhkan nama desa lewat sektor perekonomian. Dengan pengenalan program ini kami bisa lebih mudah menjelaskan kepada mereka,” terang santri Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa Guluk-Guluk ini.
“Program PkM ini kami canangkan sebagai inisiatif untuk mengurai serta mengurangi masalah perekonomian masyarakat. Layaknya buah kelapa yang sangat melimpah namun tidak bisa dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat,” lanjutnya.
Mengokohkan pernyataan tersebut, Yayan Septian selaku penanggung jawab Program PkM mengaku siap untuk terus mendukung terciptanya lingkungan Desa Semaan yang produktif dari segi ekonomi.
“Selain terkenal dalam hal pariwisata, kami menginginkan Desa Semaan juga menjadi daerah pengasil kerajinan dan olahan turunan buah kelapa yang konsisten,” ucap mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah ini.
Tidak hanya itu, peserta KKN Integratif Posko 68 juga memiliki program Riset bertema ‘Dampak Pantai Slopeng Terhadap Perekonomian Masyarakat Sekitar’ diapresiasi oleh Bapak Kepala Desa Semaan.
Hadir pada kesempatan tersebut perwakilan dari aparat pemerintah desa setempat yaitu Bapak Sunarto. Bendahara Desa Semaan ini mengapresiasi kegiatan yang telah disosialisasikan para mahasiswa.
“Kami memberikan respons yang positif atas program peserta KKN ini. Kami sangat berharap kepada peserta KKN agar rencana tersebut bisa terlaksana dengan lancar. Kami juga berdoa semoga kalian bisa betah di desa ini,” tandasnya.
Editor : Ach. Khalilurrahman

