Image Slider

Santri Annuqayah Dibekali Pengetahuan Bahasa Inggris

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

English Club (EC) merupakan salah satu lembaga pengembangan bahasa asing yang bergerak dalam Bahasa Inggris dari 7 Lembaga Semi Otonom (LSO) yang berada di bawah kontroling pengurus harian Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk.

“EC didirikan pada tahun 1995 yang mana penggeraknya adalah Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk, Almarhumah Nyai Khatibatul Ummah A.Win,” kata Hidayatus Sholeha selaku Ketua EC Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk saat dikonfirmasi oleh NU Online Sumenep, Senin (25/04/2022) di kediamannya Desa Sumberanget, Ledokombo, Jember.

Dirinya menegaskan, urgensi peranan lembaga EC ini sangat luas dalam mengembangkan dan meningkatkan skill santri Annuqayah Lubangsa Putri dalam bidang bahasa Inggris.

“Dengan adanya lembaga ini, santriwati tidak hanya cerdas dalam aspek religi saja, tetapi juga mampu mengimbanginya dengan pengetahuan umum, terutama bahasa Inggris yang merupakan bahasa Internasional,” tegas alumni Madrasah Tsanawiyah (MTs) 1 Putri Annuqayah Guluk-Guluk itu.

Lantas, ia menambahkan, berbahasa Inggris merupakan kewajiban bagi seluruh elemen yang berada di kamar bahasa Inggris, baik meliputi pengurus (supervisior) maupun anggota (member). Hal ini merupakan salah satu bentuk konkret dari aplikasi hasil belajar bahasa Inggris selama tinggal di EC.

“Selain berbicara Bahasa Inggris setiap hari, untuk meningkatkan pengetahuan anggota, ketika waktu pagi dan malam hari, pengurus mengadakan kegiatan belajar mengajar bahasa Inggris (Repetition) dengan berbagai bentuk metode dan teknik pembelajaran yang menyenangkan, seperti Grammar, Pronounciation, Debating, Translating, Writing and Memorizing,” terang Hidayatus Sholeha

Alumni Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Putri Guluk-Guluk ini menyatakan untuk menambah pembendaharaan kosa kata baru dan pengembangan bakat. Untuk itu, pihaknya menyediakan development class.

“Bentuk evaluasinya kami kemas dalam kagiatan Bewitching Night di setiap pekan sebelum memulai kegiatan Bewitching Night. Kami juga mengadakan kegiatan Show Up Ability untuk mempersiapkan anggota baru dalam mengikuti Bewitching Night,” ujarnya.

Mahasiswi Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk ini mengungkapkan, di EC juga diadakan listening dan watching education untuk menambah pengetahuan anggota dalam meresume dan teknik pengucapan serta ekspresi dalam bahasa Inggris yang baik dan benar.

“Di samping itu pula, demi mengasah kreativitas dan keterampilan anggota maka diprogramkan permainan (Game Educative) yang tetap dalam lingkup bahasa Inggris; Course yang diadakan satu kali dalam seminggu; Periodical Color yang menargetkan anggota menulis karya; dan Star Creation yang merupakan program daur ulang sampah untuk menambah kreativitas serta hasilnya dipresentasikan menggunakan bahasa Inggris,” ulas Pengurus Ikatan Santri Annuqayah Jawa (Iksaj) Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk itu.

Hidayatus Sholeha menyebutkan Visi EC, yaitu terbentuknya santri yang berwawasan bahasa asing dan berakhlakul karimah yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah.

“Sedangkan Misinya yaitu mengembangkan kreativitas dan skill santri dalam berbahasa Inggris serta membiasakan santri dalam berakhlakul karimah,” pungkasnya.

Catatan Prestasi yang Diraih EC Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk

  1. Bisyarotul Walidah: Juara I Speech English Contest yang diselenggarakan oleh Universitas Trunojoyo Madura; Juara I Debat Bahasa Inggris dalam Semarak Dua Bahasa Pondok Pesantren Annuqayah se-Madura; dan Juara III Story Telling dalam Semarak Dua Bahasa PP. Annuqayah se-Madura.
  2. Mutiatul Jamilah: Juara I Speech English di Tarate Sumenep; Juara III Story Telling di Universitas Islam Negeri (UIN) Hasyim Asy’ari Jember; dan Harapan I Story Telling di Muhammadiyah.
  3. Lu’luatul Ito’ah: Juara III Story Telling di Universitas Islam Madura, tingkat regional.
  4. Nailiyatur Rahmaniyah: Juara II Story Telling di Universitas Islam Madura, tingkat regional.
  5. Tizanatun Nafisah: Juara III Olimpiade Bahasa Inggris dalam acara Semarak Dua Bahasa Pondok Pesantren Annuqayah se-Madura dan Juara I Olimpiade Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Darul Falah Pamekasan.
  6. Eka Maulidatul Fitriyah: Juara III Olimpiade Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Darul Falah Pamekasan.
  7. Nur Mailin Agustina: Juara II Speech English di UIN Walisongo Semarang, tingkat nasional dan Juara Favorite di Universitas Islam Negeri (UIN) Hasyim Asy’ari Jember, tingkat nasional.

Editor : Firdausi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga