Kota, NU Online Sumenep
Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni Sumenep menggelar akreditasi sebagai bentuk keseriusan dalam mengelola Prodi, Jumat (06/10/2023).
Ketua STITA Ahmad Efendi mengatakan, perguruan tinggi yang didirikan oleh Almaghfurlah KH Syafradji telah menginjak di usia 17 tahun. Baginya lembaga ini cukup memberikan pengalaman dalam kegiatan perkuliahan.
“Kehadiran tim asesor yakni Abdul Munip dan Muchamad Muizzuddin, memberikan nilai yang terbaik terhadap Prodi PBA,” ujarnya.
Sementara itu, Abdul Munip salah satu Tim Asesor menjelaskan bahwa kedatangan tim ke lembaga ini bukan untuk mengadili atau menghakimi.
“Kami datang ke sini bukan untuk mengadili, tetapi hanya untuk konfirmasi data terkait hal-hal yang telah disampaikan kepada kami,” demikian Abdul Munip mengatakan di dalam sambutannya.
Senada juga dikatakan Muchamad Muizzuddin bahwa dirinya tidak akan mengadili atau mendakwa lembaga pendidikan di sini, namun hanya konfirmasi saja terkait dengan data di lapangan.
Selain formalnya, sebuah pendidikan juga diberikan program kegiatan ekstra. Di antara kegiatan ekstra tersebut seperti kajian Kitab Kuning, program Tahfiz Al-Quran, kewirausahaan, dan lain-lain. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan bekal kehidupan apabila mahasiswa telah berkecimpung dalam dunia sosial kemasyarakatan.
Di akhir acara pembukaan Visitasi Akreditasi PBA, Wakil Bupati Sumenep, Dewi Kholifah, menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan lembaga STITA. Dalam kata pengantarnya, ia berharap visitasi menjadi motivator untuk perguruan tinggi agar mampu memberikan pelayanan pendidikan yang lebih berkualitas.
“Semoga Prodi PBA di STIT Aqidah Usymuni semakin baik dan berkualitas, memiliki kualifikasi yang sesuai harapan. Nilai maksimal sebagaimana harapan Ketua STITA adalah menjadi harapan kita semua,” ucapnya.

