Image Slider

Sukarabic Fest VI Yogyakarta Resmi Ditutup, Santri Annuqayah Lubangsa Raih Juara Umum

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

Dalam ajang lomba Sunan Kalijaga Arabic Festival (SUKARABIC FEST) VI, santri Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Guluk-Guluk berhasil mengharumkan almamater Annuqayah di tingkat Asia Tenggara pada tahun ini. Penobatan juara umum yang ketiga kalinya diraih pada sabtu malam, 16 September 2023 dalam acara grand closing SUKARABIC FEST VI, di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Pencapaian prestasi ini kembali mengulang sejarah pada tahun 2018 dan 2019, ketika Lubangsa Putri dinobatkan menjadi juara umum SUKARABIC FEST I dan II. Hanya saja berbeda dengan tahun sebelumnya, bahwa pada kali ini santri Annuqayah Lubangsa Putra dan Putri berkolaborasi menjadi satu kontingen dalam proses yang panjang untuk mencapai prestasi yang gemilang.

Dalam ajang lomba SUKARABIC FEST ini tidak hanya diikuti oleh peserta dalam negeri, namun juga terdapat peserta dari luar negeri seperti Malaysia. Setidaknya, lima penghargaan yang berhasil didapatkan oleh santri Annuqayah Lubangsa di beberapa cabang lomba tingkat siswa dan mahasiswa sudah cukup membanggakan.

Diketahui, Nurul Qamariyah Shofi sebagai juara 1 lomba Ilqaul Qisshah (tingkat mahasiswa), Ahcmad Rizqan Fauroni Amin sebagai juara 1 Khithabah (tingkat siswa), Riki Sholihin juara 2 Khithabah (tingkat mahasiswa), Fitriani juara 3 Qiraatus syi’ri (tingkat mahasiswa), dan Syatiul Jannah sebagai the best ten speaker Debat Bahasa Arab (tingkat mahasiswa).

Mereka menunjukkan kegigihannya dalam mengikuti lomba yang bergengsi ini. Hal ini diketahui dari rekapitulasi nilai yang dishare oleh panitia pelaksana lomba bahwasanya banyak dari mereka berada di sepuluh bahkan lima nilai tertinggi dari yang lainnya seperti lomba ghina’ araby, qiraatus syi’ri, ilqaul qisshah, debat bahasa Arab, dan khithabah tingkat siswa ataupun mahasiswa. Ini tiada lain kecuali berkat semangat peserta lomba dan dukungan yang penuh dari pengasuh, pengurus pesantren, orang tua, dan teman-teman mereka di pesantren.

“Sebenarnya apa yang kita dapat hari ini merupakan hasil dari proses yang tidak sebentar. Karena sudah sejak bulan Juni lalu kami kafilah Annuqayah Lubangsa mulai berproses. Jadi, apa yang kita raih hari ini bukanlah sebuah sihir, dan bukanlah sesuatu yang instan,” ungkap ustadzah Faizatin kepada NU Online Sumenep, Rabu (20/09/2023).

Ia mengutarakan, tidaklah heran ada sebuah pepatah mengatakan bahwa hasil tidak akan mengkhianati proses. Dan ini adalah hal yang luar biasa, karena seluruh peserta lomba, pendamping bahkan para pembimbing mau bertahan selama ini untuk menjadikan Annuqayah harum seperti hari ini.

“Kami ucapkan selamat kepada sang juara. Harumkan nama pesantren kita hingga ke penjuru dunia,” ucapnya saat menyambut juara umum SUKARABIC FEST VI Yogyakarta di pesantren Annuqayah Lubangsa.

Editor: Firdausi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga