Gapura, NU Online Sumenep
Sebagai organisasi sosial keagamaan, Nahdlatul Ulama selalu hadir dalam memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan bangsa. Hal demikian merupakan komitmen yang terus dijaga dari sejak awal didirikannya pada tahun 1926 oleh Hadratussyeikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari dan para muassis lainnya.
Seiring perkembangannya, NU terus dihadapkan dengan situasi dan kondisi yang demikian kompleks. Tantangan yang dihadapi tidak hanya perihal amaliah keagamaan saja, melainkan juga segala aspek kehidupan, baik pendidikan, sosial, ekonomi, politik, dan sebagainya.
Kenyataan tersebut disadari betul oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Gapura Timur Kecamatan Gapura. Setidaknya ada dua aspek yang menjadi atensi penuh para pengurusnya untuk menguatkan basis NU di tingkat masyarakat. Yakni terbangunnya gedung yang representatif dan pelayanan kesehatan bagi warga.
Ketua PRNU Gapura Timur, Masduna mengatakan bahwa dua aspek itu merupakan kebutuhan mendasar, mengingat tantangan dan dinamika kehidupan yang dihadapi di tingkat basis begitu kompleks.
“Maka saat ini yang menjadi tantangan kita bukan lagi soal bagaimana bisa berorganisasi dengan baik. Tetapi justru saat ini bagaimana kita bisa memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya kepada NU Online Sumenep, Senin (16/5/2022).
Kekuatan NU di tingkat basis, salah satunya ditentukan oleh keberadaan gedung atau sekretariat ranting. Sebagai sebuah organisasi, menurut Masduna, keberadaan gedung selain bisa dipergunakan untuk kegiatan ke-NU-an, juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan yang cakupannya lebih luas.
Ia menambahkan, di era yang penuh kompetisi saat ini, jika NU di tingkat ranting tidak memiliki daya tarik dan pengabdian yang kompeten, lambat laun akan tersingkirkan dengan sendirinya. Keberadaan gedung terpadu menjadi salah satu indikator aktifnya kegiatan-kegiatan ke-NU-an. Sehingga ke depan NU tetap eksis di tingkat basis.
“Bilamana hal tersebut tidak disikapi, maka bisa jadi PRNU Gapura Timur ke depan akan terlibas. Oleh karenanya keberadaan gedung terpadu ini menjadi sangat penting,” imbuhnya.
Aspek pelayanan kesehatan juga menjadi kebutuhan mendasar. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, pihaknya juga bertekad untuk membangun klinik NU. Dengan begitu, masalah kesehatan yang dialami masyarakat akibat faktor ekonomi dan lainnya bisa diminimalisir.
“Kesehatan masyarakat ini juga penting kita perhatikan. Bila ranting NU mampu menyediakan pelayanan kesehatan yang prima, di situlah wujud nyata pengabdian kita,” tegas alumni Pascasarjana Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk Sumenep itu.
Sementara Ketua Panitia Pembangunan, Kiai A. Quraysi Makki mengatakan bahwa, saat ini PRNU Gapura Timur telah membeli tanah dari hasil urunan. Nantinya, gedung terpadu dan klinik kesehatan akan dibangun di atas tanah seluas 45 x 27 meter.
“Alhamdulillah kita mampu membeli tanah, meski saat ini masih belum lunas, tapi kami yakin ke depan di atas tanah itu akan segera berdiri kokoh gedung dan klinik kesehatan Ranting NU Gapura Timur,” ungkap pria yang juga Ketua NU Care LAZISNU Sumenep itu.
PRNU dan badan otonom NU Gapura Timur bertekad untuk menjadikan gedung tersebut sebagai simbol kekuatan NU di akar rumput. Tidak hanya dijadikan tempat sebagai pusat kegiatan ke-NU-an, melainkan juga arena pengabdian kepada masyarakat, utamanya dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Diketahui, dalam rancangan anggaran dan biaya yang disusun, pembangunan gedung dan klinik kesehatan PRNU Gapura Timur akan menghabiskan dana sebesar Rp. 972.044.854,-. Bagi Nahdliyin yang berkenan untuk membantu pembangunan, bisa menyalurkan bantuannya ke rekening BRI dengan nomor 6542-01-025982536 atas nama PR. NU Gapura Timur, atau klik kolom berikut:
“Kepada para dermawan yang ingin membantu pembangunan gedung dan klinik kesehatan ini silahkan salurkan melalui nomor rekening tersebut. Mari kita ambil peran dalam misi kemanusiaan ini,” pintanya.
Donasi selain dalam bentuk uang, para dermawan juga bisa membantu dalam pengadaan bahan material. Adapun bahan material yang sedang dibutuhkan antara lain: semen, batu putih, besi, pasir, kusen, pintu kusen, ventilasi, kayu atap, genting, plafon, kalsibot, paku, osok, kayu reng, cat, kramik, kaca ventilasi, rolling door, dan gipsun.
“Mohon doa semoga pembangunan ini diberikan kelancaran, dan segala bentuk kontribusi yang diberikan dicatat sebagai amal jariyah oleh Allah SWT, amin,” pungkasnya.
Editor: Ibnu Abbas

