Lenteng, NU Online Sumenep
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Lenteng menghadirkan inovasi dakwah Ramadhan dan menghidupkan tradisi ngaji melalui program Kajian Ramadhan Penuh Hikmah (Karomah), dikemas dalam format podcast yang sudah dimulai sejak Kamis (19/02/2026) di kantor setempat.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar keislaman yang santai, dialogis, dan mudah diakses, sekaligus menjadi upaya menghidupkan tradisi ngaji di kalangan perempuan muda.
Program Karomah lahir dari kegelisahan kader Fatayat terhadap tantangan zaman digital. “Kami ingin menghidupkan tradisi ngaji di kalangan perempuan muda agar Ramadhan menjadi momentum transformasi diri, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga,” ungkap Fauziyah Yasin Koordinator Bidang Dakwah PAC Fatayat NU Lenteng saat diwawancarai.
Menurutnya, Ramadhan harus dimaknai sebagai ruang pembinaan spiritual dan intelektual, terutama bagi generasi muda perempuan.
Secara kelembagaan, kegiatan ini memiliki dua sasaran utama. Bagi kader, Karomah diarahkan untuk membentuk da’iyah Fatayat yang memiliki bekal keilmuan agama yang kuat.
Sementara bagi masyarakat umum, podcast ini diharapkan menjadi sarana belajar yang fleksibel. “Siapapun bisa mengaji kapanpun dan dimanapun lewat media sosial,” jelasnya.
Dengan pendekatan digital, Fatayat ingin memperluas jangkauan dakwah sekaligus menjawab kebutuhan umat yang semakin akrab dengan teknologi.
Lebih jauh, Fauziyah Yasin menegaskan pentingnya kajian keagamaan di tengah derasnya arus informasi. Karomah, berfungsi sebagai benteng intelektual agar kader dan masyarakat tidak mudah terpapar pemahaman keliru.
“Kajian ini penting untuk membekali mereka dengan ilmu agama yang kuat agar tidak mudah terpengaruh arus informasi yang keliru,” tegasnya.
Podcast Karomah mengusung tema besar Amaliyah Ramadhan, dengan bahasan yang variatif dan kontekstual.
Salah satu fokus kajian individu adalah membedah Kitab The Qur’anything karya KH. M. Ismail Al-Ascholy. Pemilihan tema tersebut dinilai relevan dengan kehidupan sehari-hari, sejalan dengan prinsip bahwa Al-Qur’an dan Hadits merupakan pedoman hidup umat manusia.
Sasaran utama program ini adalah kader Fatayat tingkat ranting (desa) se-Kecamatan Lenteng. Namun demikian, Karomah terbuka untuk umum. “Kami ingin keberadaan Fatayat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Fauziyah.
Keterbukaan ini sekaligus mempertegas peran Fatayat sebagai wadah dakwah perempuan muda di tengah masyarakat.
Berbeda dari pola ceramah konvensional, Karomah dirancang sebagai ruang diskusi yang ringan namun berisi. Materi-materi keagamaan yang tergolong berat dikemas menjadi bahasan populer dan aplikatif.
“Pendekatan ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda tanpa mengurangi kedalaman substansi,” jelas Nurhakimah Ketua PAC Fatayat NU Lenteng.
Antusiasme kader pun dinilai menggembirakan. Banyak perempuan muda aktif mengikuti kegiatan ini, termasuk mereka yang telah berkeluarga. “Banyak perempuan muda yang mau dan mendapat izin suaminya untuk ikut aktif berfatayat,” tuturnya.
Selain memperkuat tradisi ngaji, podcast Karomah juga menjadi sarana kader untuk belajar bersosialisasi dengan masyarakat melalui media digital.
Pelaksanaan Karomah dilakukan secara berseling, tidak setiap hari, guna menjaga kualitas materi dan konsistensi partisipasi.
Podcast digelar secara bergilir sesuai jadwal yang telah ditentukan. Adapun rangkaian jadwal Podcast Karomah PAC Fatayat NU Lenteng selama Ramadhan adalah sebagai berikut:
- 1 Ramadhan – Podcast 1 bersama Nurhakimah dan Qori’atul Fajriyah. Tema: Ramadhan Mode On: Upgrade Iman.
- 3 Ramadhan – Fauziyah Yasin. Tema: Tafsir Surat Al-Fatihah.
- 5 Ramadhan – Zahratul Isnaniyah. Tema: Triqul.
- 7 Ramadhan – Nurul Aini. Tema: Tafsir Surat An-Nashr.
- 8 Ramadhan – Podcast 2 bersama Nanik Rohimah Syarif dan Shidqiyah. Tema: Hal-hal Makruh Ketika Berpuasa.
- 9 Ramadhan – Wahidatul Widad. Tema: Tafsir Surat Al-Kafirun.
- 11 Ramadhan – Iswatul Hasanah. Tema: Tafsir Surat Al-Kautsar.
- 13 Ramadhan – Zamilah. Tema: Tafsir Surat Al-Ma’un.
- 15 Ramadhan – Qutwatul Hasna’. Tema: Tafsir Surat Al-Quraisy.
- 17 Ramadhan – Iftitah Zainunah. Tema: Tafsir Surat Al-Fiil.
- 19 Ramadhan – ST. Aziziyah. Tema: Tafsir Surat Al-Humazah.
- 21 Ramadhan – Eka Amaliyah. Tema: Tafsir Surat Al-Lahab.
- 22 Ramadhan – Podcast 3 bersama Raudlatul Kamilah dan Musyrifah. Tema: Zakat.
- 24 Ramadhan – Zayyana Hariva. Tema: Tafsir Surat Al-Qadr.
- 26 Ramadhan – Saifatul Hasanah. Tema: Tafsir Surat At-Takatsur.
- 28 Ramadhan – Ulya Nurir Rahmah.Tema: Tafsir Surat Al-‘Alaq.
- 29 Ramadhan – Podcast 4 bersama Liswati Fatwan dan R. Aisiyah. Tema: Mahram, Adab Bertamu, dan Menerima Tamu.
Melalui program Karomah, PAC Fatayat NU Lenteng berharap Ramadhan menjadi momentum penguatan tradisi keilmuan, spiritualitas, dan dakwah perempuan muda.
Inovasi podcast ini menjadi bukti bahwa dakwah dapat bertransformasi mengikuti perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar keislaman.
“Siapapun bisa berdakwah. Fatayat adalah wadah dakwah kita dalam mensyiarkan agama Allah,” pungkas Nurhakimah

